Nasib Peternak Ayam Bak ‘Jatuh Ketimpa Tangga’

peternak ayam

Wartaniaga.com, Banjarbaru – Peternak ayam musim-musim ini kondisinya semakin tertekan. Selain mahalnya pakan ternak yang memaksa para petani berpikir keras, Pemerintah justru menambah kepahitan dengan membatasi produksi jagung di Indonesia.

Menurut Sekretaris Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia (Pinsar Indonesia) Wilayah Provinsi Kalsel, Junaidi, Ia menyayangkan, keterpurukan peternak saat ini sangat dirasakan olehnya, dari harga pangan ternak yang sebelumnya tejangkau tenyata, hingga kini pemerintah membatasi tentang produksi jagung di Indonesia.

Bahkan, sebaliknya hal ini sempat menjadi permasalahan serius bagi pengusaha ayam broiler di Kalsel termasuk PINSAR. Mirisnya lagi, para penggelut bisnis unggas itu pun harus menelan pil pahit akibat kenaikan harga pakan berkali-kali  dengan kualitas seadanya.

Nasib Peternak Ayam Kini perlu Perhatian

“Di Indonesia jagung sudah swasembada padahal artinya tidak ada lagi import jagung,” katanya.

Ia membeberkan, untuk harga ayam potong yang saat ini masih melonjak naik dipasaran khususnya wilayah Kalsel tak perlu dikhawatirkan, pihak PINSAR sudah memprediksikan untuk natal dan tahun yang pada Desember mendatang harga aka segera normal mengingat kondisi unggas di dua wilayah sudah mulai membaik yaitu Kabupaten Banjar dan Tanah Laut.

“Desember, Insha Allah, harga ayam jenis broiler akan segera normal lagi akan tetapi untuk sapronaknya sendiri sementara masih naik yang berkisar antara Rp 6.350 hingga Rp 6.750 nanti akan turun jadi Rp 4000,” pungkasnya.

Sampai ini, untuk wilayah yang terkena dampak kerugian yang ditanggung pengusaha ayam pedaging ini berada di wilayah Kabupaten Banjar dan Tanah Laut karena sempat mengalami masalah debit air dipenampungan serta embung sumber utamanya kering. Namun, dalam hal ini, perternakan di wilayah lain juga sudah mulai berangsur normal dan dirinya berharap dengan kondisi sekarang ini masyarakat dapat bersabar dan bisa memahami fenomena tahunan tersebut.

“Untuk dua minggu terakhir ini kondisi kesehatan ayam broiler sudah mulai normal,” tutupnya.

Reporter : Riswan
Editor      : Hamdani
Foto        : Riswan

Pos terkait