Kurang Asupan dan Mati, Penyebab Ayam Mahal

AGP1

Wartaniaga.com, Banjarbaru – Sejumlah pengusaha ternak ayam potong di beberapa daerah provinsi Kalsel terus merugi. Bagaimana tidak, dari pembatasan antibiotik serta kekrisisan air hingga mahalnya pakan ternak membuat banyak unggas berjenis boiler (pedaging) ini sakit dan mati.

Tidak ada pilihan, pengusaha ternak terpaksa menaikan harga guna mengimbangi pengeluaran ternak.

Sekretaris Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia (Pinsar Indonesia) Wilayah Provinsi Kalsel, Junaidi, mengatakan,

Sejak diberlakukannya free Agp (antibiotik dosisi kecil pada pakan ternak) hal ini lah yang memaksa pihaknya mencari cara agar harga di 2019 bisa normal serta stabil dan peternak unggas pun tak bakal merugi. Pinsar akan terus berjuang untuk tidak memberatkan pedagang maupun pembeli khususnya.

Dampak Free Agp Terhadap Ternak

“Dampak free agp membuat ternak banyak yang sakit bahkan mati,” ujarnya kepada Wartaniaga.com, Sabtu (23/11).

Ia melanjutkan, dampak harga ayamterjadinya lonjakan harga dipasaran untuk unggas berjenis broiler (pedaging) ini bukan hanya kerugian akibat banyak sakit dan matinya karena tidak diberikan antibiotik, tapi karena penurunan kualitas air yang berujung pada kekeringan lumbung peternakan disejumlah wilayah Kalsel saat ini, akibatnya berimbas pada penurunan tingkat kualitas dan kuantitas ternak.

“Karena ada fenomena hal tersebut banyak ayam potong diberbagai daerah mengalami penurunan produksi Day Of Chicken (DOC),” bebernya.

Junaidi mengungkapkan, banyak beberapa pengusaha ayam potong di Kalsel gulung tikar akibat ingin menghindari kelangkaan stok tersebut karena terlalu banyak permintaan. Salah satunya cara yang dilakukan mereka kala itu supaya tidak terjadi kekurangan, adanya program penambahan gps (induk broiler) dan ternyata bukan menguntungkan malah berujung pada kerugian yang dialami mereka cukup besar akibat banyaknya penambahan yang tak terkendali.

“Dari awal Januari sampai dengan Agustus 2019 lalu karena penambahan yang tak terkendali dimasing-masing jatuh lah harga daging ayam,” ungkapnya.

Reporter : Riswan
Editor : Hamdani
Foto : Riswan

Pos terkait