Ini Jawaban Pertamina Mengapa Harga LPG 3 Kg Melonjak Tinggi

  • Whatsapp
L

Wartaniaga.com,Banjarmasin- Kelangkaan LPG 3 Kilogram atau biasa disebut masyarakat LPG melon yang terjadi beberapa hari ini bukan hanya terjadi di Banjarmasin tetapi juga di Banjarbaru dan Martapura. Berdasarkan pantauan wartaniaga.com di beberapa agen dan pengecer mengalami kehabisan stok, bahkan sudah sejak 2 hari yang lalu.

Menurut salah seorang pengecer di kawasan jalan Belitung Darat, Banjarmasin sudah 3 hari ini dirinya tidak menjual LPG melon karena tidak ada stok di agen. “ Di agen sudah tidak ada barang sehingga kami juga  tidak bisa jualan LPG 3 Kg” terangnya.

Muat Lebih

BACA JUGA:  Padi Unggul Binaan Bank Kalsel Tangguh di Kondisi Ekstrim

Ditambahkannya, tidak kurang 10 orang perhari yang datang ke kiosnya untuk membeli LPG  melon dan kembali tanpa mendapatkan barang yang diinginkan. “ Puluhan orang perhari yang menanyakan stok dan ingin membeli LPG itu” ujarnya

Sementara itu, Boyo, penjual ayam goreng mengaku sangat terganggu dengan kondisi ini. Baginya LPG adalah kebutuhan utama untuk produksi jualannya. “ Saya sampai keliling mencari LPG agar bisa tetap jualan” keluhnya.

Bahkan, harga Rp. 29.000 sampai Rp. 31.000 per tabung sudah sering dibelinya. “ Harga sudah tidak normal, mencapai Rp. 31.000 per tabung, tapi bagaimana lagi kalau tidak dibeli saya juga tidak bisa jualan” imbuhnya

Menaggapi kondisi ini, Sales Executive Elpiji Wilayah Kalsel, Aditya Agung Andrawina mengungkapkan kepada wartaniaga.com, bahwa masyarakat tidak perlu khawatir karena ini hanya soal keterlambatan suplai.

BACA JUGA:  Momentum HKSN, Warga Miskin di Banjarmasin Dapat Bantuan

Dijelaskannya, kelangkaan LPG melon karena suplai dari pulau jawa yang terlambat datang. “ Kondisi cuaca yang buruk menyebabkan keterlambatan suplai dari pulau jawa” ungkapnya, Senin (19/2).

Meski demikian dirinya memperkirakan dalam 1 minggu kedepan kondisinya akan normal kembali. “ setiap hari kita tetap menyalurkan LPG dan semoga dalam 1 minggu ini semuanya bisa normal kembali” katanya.

Reporter : Edi Koesmono

Editor : Didin Ariyadi

Foto : Koleksi wartaniaga.com

L

L

Pos terkait