Booming, Usaha Ayam Penyet dan Geprek

  • Whatsapp
Salah satu usaha ayam penyet harga puluhan ribu

Wartaniaga.com,Banjarmasin- Selama masih ada kehidupan, usaha makanan akan tetap jalan, prinsip inilah yang banyak dipegang oleh para pengusaha kuliner. Bagi mereka, jual makanan adalah bisnis yang paling menjanjikan, tinggal bagaimana cara dan strategi menjalankannya saja.

Maka, tidak heran saat ini di Banjarmasin dan sekitarnya menjamur warung yang menjual menu ayam penyet dan geprek. Terlebih lagi harganya terbilang sangat murah, dari belasan ribu bahkan tidak sedikit yang hanya Rp. 10.000 mendapatkan satu porsi ayam penyet.

Muat Lebih

Martoni, Salah seorang pelaku usaha ini mengungkapkan  mampu menjual hingga 80 porsi ayam penyet dan geprek dalam satu hari.  Menurutnya, harga yang dipatok sangat terjangkau bagi para karyawan, mahasiswa bahkan pelajar.

BACA JUGA:  Begini Tips Memulai Usaha Bagi Emak-Emak

“ Meski keuntunganya tidak begitu besar tetapi dengan harga puluhan ribu kami dapat menjual rata-rata 80 porsi perhari. Para pembelinya kebanyakan karyawan, mahaisiwa dan pelajar” ujarnya pemilik ayam penyet Sabilal yang terletak di pertigaan simpang jalan Kinibalu, Banjarmasin ini.

Ditambahkanya, umumnya para pembeli tidak makan ditempat tetapi dibungkus untuk makan di rumah atau di kantor. “ Hampir 70 % lebih penjualan kami didominasi pembelian bungkusan karena para karyawan biasanya mau makan bersama temannya di kantor, hanya sedikit yang makan ditempat” papar Toni yang juga pemilik usaha kuliner Tahu Gejrot ini

Padahal, ungkap Toni keuntungan lebih banyak didapat jika pembeli makan ditempat, ketimbang bungkusan. “ Jika pembeli makan ditempat pasti kami bisa jual air minum atau cemilan tambahan lainnya yang bisa menambah keuntungan” katanya

BACA JUGA:  Garam Langka, Pelaku Usaha Kuliner Tidak Naikan Harga

Senada dengan  Toni, Andrian yang juga mengeluti usaha ayam penyet menuturkan jika bisnis ini cukup menjanjikan.

Meski belum lama membuka usaha ini, dirinya mengaku dalam sehari tidak kurang dari 50 porsi terjual. “ Khusus ayam penyet dan geprek dalam sehari bisa 50 an porsi habis terjual” bebernya kepada wartaniaga.com

Berjualan di kawasan Jalan Hariono MT, Banjarmasin usahanya ini menyasar pangsa pasar karyawan yang bekerja di perkantoran dan hotel yang ada di daerah itu.

“ Daerah ini banyak perkantoran, hotel dan beberapa kantor pemerintahan, merekalah menjadi pangsa pasar kami, dengan harga yang murah tetapi porsi dan rasanya tidak kalah dengan yang mahal” tuturnya

BACA JUGA:  Hanya Di Sini, Nasi Kuning Senilai Rp. 10.000 Dijual Rp. 3.000

Meski tidak merinci keuntungan yang diperoleh dari hasil bisnis ini, kedua pelaku usaha ini mengaku mampu membayar upah karyawan, biaya operasional dan sewa tempat yang nlainya puluhan juta perbulan.

Reporter : Yossi.B

Editor : Didin Ariyadi

Foto : Koleksi Ayam Penyet Sabilal Kinibalu

 

Pos terkait