Emas Bisa Untung Bisa Buntung, Ini Tips Investasi yang Aman

Emas bisa untung bisa buntung, ini tips investasi yang aman

Wartaniaga.com, Banjarmasin – Investasi emas telah lama menjadi pilihan favorit masyarakat Indonesia. Dikenal stabil dan tahan terhadap inflasi, logam mulia ini sering dianggap sebagai “safe haven” saat kondisi ekonomi tidak menentu.

Investasi emas tetap menjadi opsi yang menarik, asalkan dilakukan dengan hati-hati dan perencanaan matang. Emas bisa memberikan keuntungan stabil, tetapi juga bisa mendatangkan kerugian jika dilakukan tanpa pengetahuan dan kewaspadaan.

Menurut Ekonom Fakultas Studi Islam (FSI) Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari (UNISKA MAB) , Dr. S. Purnamasari, S.H.,S.Sos.,M.SI, agar tidak terjadi kerugian yang cukup besar untuk masyarakat yang ingin berinvestasi, ada beberapa tips penting sebelum memutuskan untuk mulai investasi emas.

Dr.S.Purnamasari,S.H.,S.Sos.,M.SI

“Beli di tempat yang jelas dan legal, amankan tempat penyimpanan, pantau harga secara berkala, dan waspadai investasi berkedok emas”, ujar Purnamasari, beberapa waktu lalu kepada Wartaniaga.

Dirinya memaparkan dampak kenaikan harga emas ini menurut pandangan secara Ekomomi Syariah, perlunya masyarakat untuk memperhatikan harga emas jika mengalami kenaikan.

“Masyarakat harus memperhatikan harga emas, begitupun dalam berinvestasi emas itu seperti apa dengan penuh perencanaan strategis”, jelasnya.

Sementara itu, salah seorang mahasiswa pasca sarjana Fakultaa Manajemen UNISKA MAB, M. Adib Mustanir,S.E , mengungkapkan harga emas bagi masyarakat Indonesia harus di kontrol masalah pengeluaran.

“Karena pendapatan tidak bertambah, otomatis kita memang harus memperketat pengeluaran ketika terjadi inflasi”, jelas Adib Mustanir.

Ia juga menambahkan, investasi emas tetap menjadi pilihan menarik, terutama dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi. Namun, seperti investasi lainnya, diperlukan perencanaan, pengetahuan.

“Perlunya ada strategi tepat untuk emas bisa menjadi pelindung kekayaan yang efektif”, tutup Adib Mustanir kepada Wartaniaga.

Reporter : Sephia Aprilian Pradini

Pos terkait