Swasembada Pertanian dan Kemandirian Pangan

Abdussamd Herman, berada digudang saat mengawasi proses muat penyaluran pupuk untuk ke beberapa daerah

Wartaniaga.com,Banjarmasin- Di tengah pademi covid -19 salah satu faktor yang perlu diperhatikan adalah ketersedian bahan pangan. Mengingat sebagian besar kebutuhan sayuran, buah-buahan dan  berbagai kebutuhan pokok lainnya untuk wilayah Kalimantan masih disuplai dari pulau Jawa.

Persoalan inilah yang mengemukan saat wartaniaga.com berbincang dengan Abdussamad Herman, seorang praktisi pertanian di Banjarmasin, Jum’at (3/4) sore. Menurutnya, saat ini adalah momentum untuk memikirkan bagaimana Kalimantan Selatan (Kalsel) bisa memiliki kemandirian pangan dan swasembada pertanian.

Petani binaan yang berkunjung ke kantor berterima kasih atas hasil panen mereka  meningkat berkat pemakaian pupuk Agrobost yang merupakan salah satu produk pupuk yang di distribusikan PT.ADP

Dikatakannya, demi pencegahan menyebarnya virus corona pemerintah terpaksa harus menutup pelabuhan yang menjadi satu-satunya akses pintu masuk distribusi bahan kebutuhan pokok termasuk hasil pertanian. “ Pastinya ini akan berpengaruh terhadap ketersedian dan harga,” ucapnya.

Ia menilai ketergantungan Kalsel khususnya dan Kalimantan secara umum terhadap kebutuhan pangan dan pertanian dari pulau Jawa masih sangat besar. Terbukti puluhan truk angkutan sayur dan buah setiap harinya datang dari Surabaya.

Pos terkait