Jual Ulang Air Bersih di Mantuil “Simalakama” Bagi PDAM

  • Whatsapp
L

Wartaniaga.com, Banjarmasin – Aktifitas sedot air bersih secara besar besaran untuk dijual kembali dengan berbagai ukuran oleh oknum dari warga Mantuil Ujung Kecamatan Banjarmasin Selatan membuat Perusahaan Daerah Air Minum Bandarmasih merasa kebingungan.

Kabag Humas PDAM Bandarmasih, M Nur Wakhid mengatakan terkait aktifitas penjualan ulang air bersih dari PDAM oleh sejumlah oknum dari warga Mantuil Ujung diakuinya sama seperti buah simalakama.

Menurutnya, Simalakama tersebut ketika disatu sisi ada kepentingan pelanggan yang harus merata soal suplai air bersih yang disedot oleh beberapa orang secara besar besaran akan menyebabkan suplai tidak merata.

“Satu sisi lainnya ini adalah sisi kemanusiaan, karena mereka juga kan usahanya itu saja, namun ini tetap tidak dibenarkan,” ujar Wakhid kepada wartaniaga.com, Kamis (29/8)

BACA JUGA:  20 Persen PAD Banjarmasin Ada di Duta Mall

Pria yang dikenal sebagai bikers keren ini mengungkapkan, terlebih informasi yang dihimpun PDAM, oknum yang menyedot air bersih secara besar-besaran tersebut menjual ke beberapa Kabupaten tetangga.

“Ada Tabunganen dan Aluh Aluh yang kita ketahui, ini kan Kabupaten Tetangga,” cetusnya.

Mengantisipasi hal tersebut Wakhid membeberkan pihak PDAM juga membuka spot penjualan air di Mantuil Ujung dengan harga relatif lebih murah ketimbang harga jual dari oknum warga Mantuil tersebut.

“Kita jual lebih murah, benar ini akan mematikan usaha orang juga, tapi orang itu usahanya juga mengganggu pelayanan PDAM terhadap warga, jadi kita utamakan pemerataan pelayanan,” tegasnya.

Wakhid berharap selanjutnya tidak ada lagi kasus penyedotan air tersebut, karena diakuinya untuk memberi ketegasan terhadap pelaku harus mengalahkan sisi kemanusian,

BACA JUGA:  Kemarau Panjang, Distribusi Air PDAM Relatif Aman

“Setidaknya sisi kemanusian kita dapat, dan dengan cara kita buka spot penjualan juga otomatis diharapkan mengurangi bahkan menghilangkan aktifitas jual beli air bersih itu,” pungkas Wakhid.

Ia berasumsi aktifitas sedot air di Mantuil Ujung tersebut sampai pada puluhan ribu liter volume air yang disedot secara paksa menggunakan mesin sedot oleh warga berdasar spot penjualan air bersih yang laku setiap harinya oleh PDAM.

“Kita jual kesana habis 4 Tandon, 1 Tandon isinya 4000 liter, berarti ada 16.000 liter dalam seharinya yang disedot warga untuk dijual keluar,” tutupnya.

Reporter : Fathurrahman
Editor : Erwand
Foto : Fathurrahman

L

Pos terkait