Kemarau Panjang, Distribusi Air PDAM Relatif Aman

  • Whatsapp
L

Wartaniaga.com , Banjarmasin – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bandarmasih jamin pasokan air bersih di Banjarmasin tercukupi, meskipun kondisi kadar garam pada air sungai mengalami peningkatan akibat intrusi dan kemarau, hal tersebut tidak berpengaruh terhadap ketersediaan air bersih di masyarakat.

Masuknya kadar garam dari air laut ke daerah aliran sungai Barito dan sungai Martapura dikarenakan keringnya air sungai membuat peningkatan kadar garam semakin tinggi di daerah pesisir sungai di Banjarmasin.

Kepala Bagian Humas PDAM Bandarmasih, M Nur Wakhid, mengatakan kondisi suplai air bersih dari PDAM untuk masyarakat Kota Banjarmasin saat ini aman, meskipun kondisi kadar garam di sungai Martapura meningkat.

“Air asin yang kita prediksikan ternyata tidak terjadi di kemarau panjang ini, kadar garam kita paling tinggi 250 sampai 270mg/liter,” ungkapnya kepada wartaniaga.com Kamis (28/8).

BACA JUGA:  83 Persen Warga Kalsel Sudah Terdaftar di JKN

Ia mengungkap sesuai dengan peraturan Menteri Kesehatan batas kadar garam 250 mg liter. Batas tersebut merupakan indikasi air bersih agar bisa selanjutnya untuk di produksi sebagai air minum.

“Dengan kadar air lebih dari 250 mg/liter tadi, kita kombinasi dengan air dari Intake sungai Tabuk dan air dari Intake Pematang, alhasil air yang diolah menjadi normal kembali,” ujarnya.

Wakhid mengklaim berkat kombinasi penggabungan antara ketiga air tersebut ketersediaan air bersih untuk pelanggan tidak mengalami masalah selama musim kemarau tahun 2019

Ia menyebut secara produksi untuk kota Banjarmasin terkait air bersih tidak masalah, produksi air IPA 1 Jalan A Yani 1600 meter kubik perjam, sedangkan IPA 2 jalan Pramuka 4500 sampai 4800 meter kubik perjam.

BACA JUGA:  PDAM Akan Dapat Penyertaan Modal Rp 1 Triliun

“Produksi masih seperti biasa walaupun saat ini musim kemarau,” pungkasnya.

Reporter : Fathurrahman
Editor : Erwand
Foto : Fathurrahman

L

Pos terkait