Di Sini Ukuran Ikan Betok 6 Ekor 1 Kilogram

  • Whatsapp

 

Wartaniaga.com, Kuala Kapuas- IKan Betok atau yang lebih dikenal masyarakat Banjar dengan sebutan ikan Papuyu merupakan salah satu favorit masyarakat. Meski ukurannya kecil-kecil tetapi rasanya yang manis membuat ikan yang satu ini harganya cukup mahal hingga mencapai ratusan ribu puriah per kilogramnya.

Muat Lebih

Berbekal pengalaman dan  pendidikan saat masih kuliah di Fakultas Perikanan Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Halidi, mencoba membudidayakan ikan air tawar ini. Melalui berbagai percobaan dan riset akhirnya ia mampu menghasilkan ikan Papuyu yang berukuran cukup besar. Saat ini rata-rata ikan milikinya berat 1/6 kilogram.

BACA JUGA:  Ibnu Sebut Smarcity Bukan Hanya Untuk Pemerintah

Ukuran ini cukup besar, karena biasanya ikan ini bisa memuat belasan ekor dalam satu kilogramnya. Uniknya lagi, untuk dapat memanen ikan ini, dirinya hanya perlu waktu 8 bulan saja. “ Rata-rata kami panen pada usia ikan 8 bulan. Ukuran ikan antara 6-10 ekor dalam satu kilogramnya” ujarnya kepada wartaniaga.com

Menempati kolam-kolam yang berukuran 6 x 20 meter, satu kolam bisa menghasilkan ratusan kilo dalam satu kali panennya. Menariknya, Halidi tidak membuat masa panenanya berbarengan tetapi berurutan sehingga ketersedian ikan selalu terjaga.

“ Kapanpun ikan kita siap dijual, hampir setiap hari orang membeli ke sini, mereka dari Kapuas, Palangkaraya dan Banjarmasin” terangnya.

Untuk ukuran super yakni 1 kilogram 6-10 ekor dijual dengan harga Rp. 100.000 per kilogram sedangkan yang ukuran biasa yang 1 kilogram hanya lebih dari 10 ekor, Haliadi yang juga ASN Di Kabupaten Kuala  Kapuas ini mematok harga Rp. 80.000 perkilonya.

BACA JUGA:  Pangdam VI Mulawarman Serukan Kedamaian

Dirinya mengaku dalam sekali panenan mampu menjual sampai 500 kilogram. “ Alhamdulilah satu kolam bisa menghasilkan ikan antara 300 – 500 kilogram,” ujarnya.

Selain memberi makan dengan pakan ternak yang tersedia di pasaran, Halidi yang dibantu 8 orang anak buahnya ini menjadikan tumbuh-tumbuhan sebagai makanan olahan ikannya. “ Selain memberi pakan yang ada dipasaran kami juga memanfaatkan berbagai macam tumbuhan seperti lumut untuk dijadikan makanan ikan” terangnya.

Berada sekitar 40 km dari kota Kapuas tepatnya di Kecamatan Kapuas Murung, tambak ikan Papuyu miliknya ini selalu ramai dikunjungi pembeli terlebih lagi pada saat hari libur. Umumnya para pembeli membeli untuk dijual kembali, tetapi ada juga untuk menikmati sendiri.

BACA JUGA:  Zuraidah Senang Dapat Yamaha Aerox dari Bank Kalsel

Reporter : ***

Editor : Didin Ariyadi

Foto : Didin Ariyadi

Pos terkait