Ditingkat Sanawiyah dan Aliyah Darusalam, pertama H Husin Kaderi, H Husin Dahlan, Guiru H Salman Yusuf, Al Alimul H Sya’rani Arif, H Salim Ma’ruf, H Saman Mulia, H Salman Bin Abd Jalil.
Guru-guru dibidang Tajwid , Al Alimul H Sa’rani Arif, H Nasrun Tahir, H Aini Kandangan. Guru Tasawuf dan Suluf yaitu H Sa’wani Abdan, Kyai Falaq Bogor, Syech Said M Amin Al Qutub.
Sanad-sanad dalam berbagai ilmu yaitu dari Said M Amin Al Qubyi Mekkah, Syech Hasan massaf, Syech Abd Qodir Al Bab, Syech M Yasin Al Madani , KH Falaq Bogor, Syech Ismail Al Yamani.
Guru pertama secara rohani dan mimpi, yaitu pertama Al Alimul alamah Ali Junaid Berau, HM Syarwani Abdan, kemudian beliau menyerahkan kepada Kyai Falaq, menyerahkan Syech Qutub Said M Amin Qubyi, menyerahkan kepada Syech M Arsyad AlBanjari kemudian seterusnya langsung dipimpin oleh Rasulullah SAW.
Atas petunjuk al alimul KH Junaid beliau dianjurkan untuk belajar kepada Al Alimul allamah HM Gadung mengenai masalah Nur Muhammad, maka dengan demikian guru beliau tentang Nur Muhammad Al alimul Fadhil H Muhammad tersebut diatas.
Dalam usia kurang lebih 10 tahun beliau sudah mendapat khususiat dan anugrah dari Allah SWT berupa kasyaf Hissi yaitu melihat dan mendengar apa-apa yang didalam atau yang terdiding.




















