Wartaniaga.com, Paringin — Fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Balangan menyampaikan sejumlah catatan dan masukan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD Kabupaten Balangan Tahun Anggaran 2027 dalam Rapat Paripurna ke-36 Masa Sidang III, Senin (14/9/26).
Pemandangan umum fraksi-fraksi tersebut dibacakan oleh Wahyudi Azhari di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Balangan.
Secara umum, seluruh fraksi mendukung penyusunan RAPBD 2027 untuk dibahas lebih lanjut. Namun, perhatian utama diberikan terhadap kondisi fiskal daerah, khususnya penurunan pendapatan daerah, PAD, serta berkurangnya penerimaan dari sektor pertambangan.
Fraksi NasDem mendorong pemerintah daerah memetakan kembali program prioritas, mengoptimalkan pajak dan retribusi, meningkatkan kinerja BUMD, serta mengembangkan potensi ekonomi lokal guna mengurangi ketergantungan terhadap sektor pertambangan.
Sementara Fraksi Demokrasi Maju menilai penurunan PAD berpotensi memengaruhi ruang fiskal, pembiayaan pembangunan dan pelayanan publik. Pemerintah daerah diminta mengembangkan sumber pendapatan baru serta memprioritaskan belanja yang produktif dan tepat sasaran.
Fraksi PAN juga menyoroti kondisi fiskal RAPBD 2027. Pendapatan daerah diproyeksikan sebesar Rp1,655 triliun, sementara belanja daerah mencapai Rp2,261 triliun. PAN meminta pemerintah menetapkan skala prioritas dan mengoptimalkan sumber-sumber PAD tanpa membebani masyarakat.
Selain itu, PAN turut menyoroti rencana peningkatan Belanja Tidak Terduga (BTT) dari Rp3,75 miliar menjadi Rp20 miliar agar disertai mekanisme penggunaan dan pengawasan yang jelas.
Fraksi PPP menyoroti penurunan PAD sebesar 4,85 persen dan meminta penjelasan pemerintah daerah mengenai penyebabnya. Sementara Fraksi Demokrasi Karya Sejahtera mendorong efisiensi belanja, optimalisasi PAD dan prioritas program yang langsung menyentuh masyarakat.
Melalui pemandangan umum tersebut, fraksi-fraksi DPRD Balangan berharap berbagai catatan dan masukan dapat menjadi bahan pembahasan lebih lanjut dalam penyusunan APBD Kabupaten Balangan Tahun Anggaran 2027.
Reporter : Siti Nurjanah
Editor : Hariyadi



















