Strategi Mendongkrak Implementasi Digital Payment Marketplace

  • Whatsapp

Disamping itu perlunya implementasi digipay marketplace dilatarbelakangi oleh penggunaan sistem marketplace yang merupakan bagian program nasional dari Bapak Presiden dalam rangka perlindungan dan pemberdayaan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) agar berjalan lebih focus dan terarah. Sesuai arahan Menteri Keuangan, dengan mendigitalisasi UMKM berarti kita mendukung salah satu program bangga buatan indonesia (PBBI).

Dengan penggunaan sistem marketplace berarti modernisasi pengelolaan keuangan negara dilaksanakan berupa, Digitalisasi pengelolaan keuangan negara yang memanfaatkan teknologi informasi dan implementasi virtual account dan kartu kredit pemerintah. Hal ini membuka kesempatan untuk berinovasi membangun ekosistem digital belanja negara yang melibatkan satker, vendor (UMKM) dan perbankan. Dengan memahami latar belakang dimaksud, dengan dimikian perlu dikembangkan Digital Payment Ecosystem dan System Marketplace dengan maksud untuk mendorong efisiensi, transparansi dan akuntabilitas belanja negara serta memberdayakan vendor yang sebagian besar merupakan UMKM.

BACA JUGA:  Covid Belum Berakhir, Masyarakat Makin Menjerit

Hal penting yang harus juga dipahami adalah tujuan strategis penggunaan marketplace adalah:

1. Menyediakan sistem pembayaran pemerintah yang efisien dan efektif. Hal ini dapat diwujudkan dengan implementasi berupa mengintegrasikan proses bisnis berbasis IT, mengotomasisasi proses pembayaran dan mendorong transisi dari pekerjaan klarikal menuju data analytics.
2. Mendukung efisiensi pengelolaan keuangan negara. Dengan marketpace akan mendorong peningkatan kualitas pengadaan pemerintah dan menyederhanakan proses bisnis pelaksanaan dan pertanggungjawaban APBN dapat terwujud.
3. Meningkatkan kualitas pengelolaan kas negara. Sistem marketplace apabila dilaksanakan dengan baik, pasti akan sejalan dengan penyusunan perencanaan kas yang aurat serta dapat mengurangi cost of fund dan optimalisasi return atas uang negara, mengingat penggunaan marketplace saat ini dilaksanakan dengan penggunaan dana uang persediaan (UP).

BACA JUGA:  Berbagai Penyakit Sembuh dengan Terapi Tapping

Sedangkan manfaat penggunaan marketplace, dilihat dari sisi satuan kerja pengelola dana APBN antara lain:

1. Proses bisnis pengadaan barang dan jasa terintegrasi dengan mekanisme pembayaran secara langsung, sehingga memudahkan bagi pejabat pembuat komitmen dalam melakukan control terhadap transaksi belanjanya.
2. Tersedianya banyak vendor dan barang/jasa dalam satu paltfom hal ini memudahkan pejabat pengadaan dalam mencari vendor atau penyedia barang/jasa yang dibutuhkan secara cepat.
3. Pertanggungjawaban dan pelaporan APBN menjadi lebih mudah. Dengan marketplace digipay, bendahara menjadi lebih akurat dalam melakukan pembayaran atas tagihan yang ada, dan bisa fleksibel dalam mekanisme pembayarannya karena dapat dibayarkan dengan mekanisme UP tunai maupun UP KKP.
4. Transparansi (rekam jejak audit/pengendalian internal), mekanisme digipay yang dikemas dalam aplikasi memiliki keunggulan data transaksi terrecord dengan rapi dan aman, sehingga semua data transaksi dari mulai pemesanan sampai dengan pembayaran bisa ditelusuri dengan mudah.

Pos terkait