Loading...
5 views

Memantik Semangat Wirausaha setelah Ramadhan

Loading...
Bulan Ramadhan Mulia sudah berlalu, Hari Raya menjadi titik puncak kebahagiaan dari satu bulan mendisiplinkan diri.  Tentu saja ganjaran amalan puasa yang berlimpah tadi menganjurkan kita untuk berusaha berbuat semaksimal mungkin, supaya latihan menahan nafsu, prihatin, sabar, dan suka berbagi sebulan penuh ini akan senantiasa membekas di hari lebaran dan di hari–hari selanjutnya.
Nah lebaran adalah ajang silaturrahim namun sering dijadikan ajang pamer rumah baru, mobil baru, perabot baru dengan cara berlebihan, berhutang atau memaksakan diri. Ada beberapa cerita dari para pemudik untuk membeli handphone baru dan motor kreditan baru untuk dibawa ketika mudik lebaran.
Sebenarnya bukan gaya–gaya dengan niat pamer yang dianjurkan. Melainkan menjadikan rumah lebih nyaman untuk ditinggali, baju–baju yang lebih baik untuk dipakai lebih penting. Artinya tidak semua harus berurusan dengan hutang kalau memang tidak mampu dan juga tidak berlebihan walaupun mempunyai keuangan yang lebih dari cukup. Dengan bekal latihan sebulan puasa, mari pertahankan gaya hidup sederhana di mana saja level keuangan.
Berkaca dari semangat Ramadhan, berupa disiplin,  berbagi,  menahan diri, kerja keras dll ini maka kita bisa petik untuk keberhasilan bisnis Kita.
Ingatlah  Ramadhan adalah bulan latihan,  saat saat hari pertama kita memulai puasa memang agak terasa berat,  lama dan apalagi harus ditambah ibadah di malam harinya. Namun buktinya kita mampu sampai melewati hingga 1 bulan penuh.
Senada dengan filosofi bahwa ribuan kilometer yang anda tempuh berawal dari ayunan langkah kaki anda kerena jauhnya ribuan kilo meter hanyalah kumpulan dari ayunan langkah yang hanya berjarak beberapa cm.
Maka dari itu untuk memantik semangat Ramadhan ini patutlah kita menjawab pertanyaan ini ke diri kita :
” Siapa Anda “
” Apa Yang Anda Lakukan “
” Bagaimana Anda Melakukannya “
” Mengapa Anda Melakukannya “
Kurangnya semangat anda di dalam dunia usaha,akan menahan kesuksesan tanpa anda sadari. Jadikan semangat Puasa Kita tercermin dalam berwirausaha Kita. Kalau dalam berpuasa ingin meraih tujuan taqwa. Maka tetapkanlah juga fokus pada target-target yang akan di raih, Tanpa prioritas yang tepat saat mengambil tindakan , mungkin kesuksesan akan menghindari anda.
Selamat dan Semangat Berwirausaha
Taufiqur Rahman Trainer,
Teraphis dan Konsultan
FB : Taufiq Dai Trainer
WA : 085346743363
IG : taufiq_trainer
Loading...
BACA JUGA:  Gebernur Kalsel Ajarkan Masyarakat Jadi Pengusaha Sukses

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *