Lebaran di Tengah Covid-19, Omzet Pedagang Pakaian Naik

Umumnya, lanjut Cecep, seminggu sebelum lebaran, pembeli semakin banyak yang datang ke pasar untuk berbelanja. “Semakin mendekati lebaran, semakin ramai pembelinya,” tambahnya lagi.

Ia juga menuturkan, selain momen Idul Fitri, peringatan hari besar Islam lainnya juga sangat mempengaruhi omzet penjualan di tokonya. Selain itu, banyaknya kegiatan majelis ta’lim atau pengajian-pengajian di Banjarmasin cukup berpengaruh terhadap penjualan busana muslim.

“Biasanya, selain Idul Fitri, momen Idul Adha, pengajian rutin dan juga ketika ada peringatan haul ulama besar, cukup memengaruhi tingkat penjualan di tokonya,” imbuhnya.

Namun, lanjut Cecep, momentum ‘laris manis’ busana muslim yang dijualnya, tak serta merta terjadi setiap hari. Trend positif hanya berlaku saat jelang perayaan hari besar umat Islam saja. Terlebih, di tengah pandemi Covid-19 yang mengantam semua sendi kehidupan, termasuk sektor ekonomi.

“Wabah Corona sangat memukul perekonomian. Dari skala besar hingga pedagang kecil seperti kami. Sulitnya mata pencarian di tengah upaya kita memerangi Covid-19, menyebabkan menurunnya daya beli masyarakat. Semoga saja, pandemi ini segera berakhir,” pungkasnya.

Reporter : Ahmad Syarif
Editor : Nirma Hafizah

Pos terkait