“ Sebelum adanya pandemi Covid-19 saya bisa menjual bata ringan dengan ukuran, tebal : 7.5 cm, panjang : 60 cm, lebar : 20 cm, hampir 100 kubik satu bulan nya. Tetapi, sekarang saya hanya bisa menjual rata-rata 50 kubik perbulan,” tuturnya.
Penyebabnya, pengembang perumahan yang bisa menjadi langganannya juga menghentikan pekerjaannya. “ Proyek perumahan tidak jalan padahal mereka menjadi pembeli terbesar di toko kami, selain proyek pemerintah,” tandas pemilik toko di kawasan Gambut, Kabupaten Banjar ini.
Reporter : M Hidayatullah
Editor : Didin Ariyadi



















