Kurangi Produksi Sampah, Kakikota Buat Tantangan untuk Warga

  • Whatsapp

Wartaniaga.com,Banjarmasin- Jelang dilaksanakannya Festival Kolaborasi Nyawa Sungai (FKNS) 2018, Kakikota menantang warga untuk mengurangi produksi sampah rumah tangganya. Sebanyak 24 keluarga di Kelurahan Kelayan Timur, Banjarmasin Selatan mengikuti tantangan selama 7 hari itu.

Menurut, Syahreza, Co Founder Kakikota, kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan FKNS 2018 dimana pihaknya ingin menggali dan menyebarkan pengetahuan tentang sampah, sungai dan kota.

Muat Lebih

Diharapkan segala pengetahuan yang sudah diketahui warga ini bisa menyadarkan mereka    tentang sampah,  sungai dan kota.  “Saat pemahaman itu sudah ada kami yakin permasalahan sampah, sungai maupun kota sangat bisa untuk  diatasi bersama oleh warga dan pemerintah” katanya

BACA JUGA:  Setelah Bajaj, Kini Pemko Akan Meremejakan Angkot

Dalam memberikan tantangan itu, Kakikota menerapkan strategi  3 Pintu milik Lab Tanya dan Kota Tanpa Sampah Jakarta yang sudah terbukti mampu mengurangi produksi sampah hingga 95 persen.

Pertama, ujar Reza, pintu depan dimana perlu ada perencanaan produksi konsumsi rumah tangga sebelum membeli kebutuhan harian. Selain itu, membawa botol minum sendiri, dan peralatan makanan dan tas yang mudah dibawa.

“Fungsinya adalah menghindari segala sesuatu untuk konsumsi sekali pakai, anggaplah kantong plastik yang mungkin saja kita gunakan hanya kita pakai satu kali, inlah yang dimaksud dengan strategi pintu depan” jelasnya.

Sedangkan pintu tengah adalah mengenai konsumsi, pintu ini menekankan  mengkonsumsi produk agar habis dan tidak ada sisa, kemudian jangan langsung membuang barang atau sesuatu yang masih bisa dimanfaatkan, apabila ada yang rusak, harus diperbaiki terlebih dahulu tidak perlu diganti.

BACA JUGA:  Pemko Banjarmasin Sebut Stok Sembako Aman Jelang Ramadhan

Dan yang terakhir pintu belakang, bagian memilah bahan organik dan tidak, organik  buat pupuk sedangkan yang tidak bisa lagi dimanfaatkan akan menjadi residu. “ Hasil residu inilah apabila kita menggunakan strategi 3 pintu maka akan mengguranggi sampah produksi rumah tangga hingga 95 persen” ungkap Reza

Sebagimana diketahui, minggu kedua Mei mendatang Banjarmasin akan menjadi tuan rumah FKNS 2018 yang akan dihadiri berbagai komunitas pecinta sungai dari berbagai daerah di Indonesia seperti Lab Tanya Tangerang Selatan, Kota Tanpa Sampah Jakarta dan Kreasi Sungai Putat Pontianak serta Pusperkim UGM.

Acara yang didukung penuh oleh Pemko Banjarmasin dan Kedutaan Besar Denmark untuk Indonesia ini diselenggarakan oleh Kakikota serta RUJAK Jakarta sebagai pertner pelaksana FKNS 2018.

BACA JUGA:  Cegah Banjir, PUPR Sosialisasi Pengelolaan Sungai dan Drainase

Reporter : Edy Koesmono

Editor : Didin Ariyadi

Foto : Koleksi Kakikota

Pos terkait