Makan Bajamba, Budaya Minang untuk Muliakan Tamu

  • Whatsapp
Para peserta Famtrif HPN 2018 berfoto di depan Istana Pagar Ruyung
L

Wartaniaga.com,Bukit Tinggi-  Salah satu adat dan tradisi masyarakat Minang yang masih terjaga hingga saat ini adalah makan Bajamba (makan bersama,red). Makan bersama dalam satu wadah ini menjadi salah satu budaya yang sampa saat ini masih dijaga kelestariannya oleh masyarakat Minang.  

Tradisi ini, biasanya dilakukan apabila merayakan syukuran, upacara adat dan menerima tamu angung.Peserta Famtrif Hari Pers Nasional (HPN) 2018 menjadi salah satu tamu yang mendapatkan keistimewaan  disambut   dengan makan Bajamba.

Tradisi makan bajamba masyrakat Minang

Berbeda dengan makan bersama di daerah lain di nusantara, di tanah Minang, selain dinikmati oleh beberapa orang dalm satu wadah, tetapi juga menu yang disediakan selalu berjumlah ganjil. Hal ini bertujuan agar dapat saling berbagi. “ Banyak bisa dibagi, sedikit sama dirasa” ujar Sony Ketua rombongan  tour gaide peserta famtrif HPN

BACA JUGA:  Kegiatan Non Fisik TMMD ke-105, Mulai Mengajar Mengaji Hingga Pengobatan Gratis

Bukan itu saja, filosofi tradisi makan bajamba ini kebersaman sehingga setiap anggota keluarga dapat saling tolong-menolong antara semama. “ Umumnya masyarakat Minang banyak yang merantau, jadi sikap saling tolong menolong harus dipegang erat terlebih lagi ketika berada di daerah orang” tambahnya.

Salah seorang peserta, H Sutransyah mengatakan apa yang dilakukan pemprov Sumbar dengan kegiatan ini merupakan sebuah terobosan baru dalam upaya mempromosikan  wisata.

Harusnya, menurut Ketua PWI Kalimantan Tengah ini, cara ini dilakukan setipa daerah jika ingin pariwisata daerahnya maju. “ Pamtrif ini adalah salah satu media promosi yang efektif untuk meningkatkan kunjungan wisata di daerah Sumbar ini” katanya.

Ditambahkan Sutransyah, sebagai daerah yang banyak memiliki destinasi wisata yang indah, sudah sepantasnya Sumbar lebih gencar mempromosikan objek wisata yang ada.

BACA JUGA:  Allstar Kalsel Gelar Sparing dengan Mahasiswa Wasaka Yogjakarta

“ Selain memang memiliki objek wisata yang bagus, Sumbar juga menjadikan pariwisata salah satu andalah untuk memperoleh PAD” ujarnya.

Selain menikmati makan bajamba para peserta yang terdiri dari 62 orang wartawan dari seluruh Indonesia ini juga mengunjungi berbagai detinasi wisat yang ada di Sumatera Barat. Di hari pertama, Selasa ( 6/2) rombongan yang difasiltasi Dinas Pariwisata Prov Sumbar ini di ajak berkunjung ke Istana Pagar Ruyung, flay over kelok Sembilan dan Lembah Harau.

Reporter : ***

Editor : Didin Ariyadi

Foto : Irwansyah

 

L

Pos terkait