Sambal Lalapan H. Udin, Pedasnya tak Sepedas Harganya

  • Whatsapp
H Baharuddin bersama produk olahnnya Sambal Lalapan H Udin

Wartaniaga.com, Martapura- Kenikmatan makan akan lebih berasa apabila ada sambal yang menemani, apapun makan yang dihidangkan jika dicolekan  sambal, maka nikmatnya takan terungkapkan. Namun terbayangkan anda jika sambal yang anda makan memiliki berbagai tingkat kepedasan yang berbeda dan dapat dibawa kemana-mana. Adalah H. Baharuddin MHD, SE yang sejak 2 tahun lalu memproduksi sambal pratis yang kemudian di beri nama Sambal Lalapan H. Udin

Menggunakan cabe dan bahan kualitas nomor wahid, sambal yang dikemas dalam botol plastik ini sudah mampu menembus hingga ke pasar kabupaten di Kalimantan Selatan dan Tengah. Bukan hanya di warung biasa, produk ini sudah dapat di peroleh di mini market dan super market.

BACA JUGA:  PDAM Bandarmasih Sediakan 200 Takjil Setiap Hari untuk Warga

Muat Lebih

Menurut H Udin panggilan akrab H Baharuddin, dirinya kini telah memproduksi hingga 2.500 botol perbulan. Jumlah ini belum termasuk jika ada pesanan dari Kaltim yang tidak jarang mencapai ratusan botol.

“ Alhamdulillah yang awal hanya ratusan botol perbulan, kini kami telah memproduksi kurang lebih 2.500 botol perbulan. Ini akan bertambah jika  ada pesanan dari Samarinda dan Balikpapan yang  jumlahnya 150-200 botol perbulan” jelasnya

Sambal Lalapan H Udin produk UKM yang telah dikemas secara modern

Di bandrol dengan harga Rp. 20.000 per botol, Sambal Lalapan H Udin ini cocok untuk semua jenis makanan. Mulai lalapan, nasi kuning, ketupan dan lainnya. “ Harganya tidak sepedas sambalnya dan lebih praktis dapat dibawa kemana saja  “tutur H Udin

BACA JUGA:  Industri Kreatif Alternatif Penopang Ekonomi Daerah

Berbeda dengan sambal pada umumnya, produk yang satu ini memiliki 3 tingkatan pedes, mulai dari biasa, sedang dan sangat pedas.

“ Cara membedakan tingkatan pedasnya dapat dilihat pada tutupnya, jika tutupnya warna hijau maka pedasnya biasa, warna kuning sedang dan yang paling hot tutup kemasannya berwarna merah” ujarnya seraya menambahkan dirinya memproduksi sambal ini di rumahnya bersama keluarga di kawasan jalan  Manarap, Komplek Graha Alam Manarap Km 8,200 Kabupaten Banjar.

Reporter : ***

Editor : DIdin Ariyadi

Foto : Didin Ariyadi

 

Pos terkait