Industri Kreatif Alternatif Penopang Ekonomi Daerah

  • Whatsapp
Anggota DPD RI utusan Kalsel, Habib Hamid Abdullah

Wartaniaga.com, Banjarbaru- Pertambangan dan perkebunan yang menjadi penyokong ekonomi Kalsel saat ini mengalami penurunan kapasitas penjualan. Hal ini dipengaruhi gejola ekonomi dunia yang juga sedang tidak stabil. Demikian diungkapkan Anggota DPD RI utusan Kalsel Habib Hamid Abdullah kepada wartaniaga.com.

Kondisi ini, menurutnya tentu akan berpengaruh terhadap ekonomi masyarakat, daya beli menurun dan bahkan pegangguran akan meningkat. Hematnya, pemerintah perlu meningkatkan peran masyarakat dalam membangun ekonomi, salah satunya adalah dengan mengembangkan industri kreatif.

Muat Lebih

“  Sektor informal seperti industri kreatif dapat menjadi jaring pengaman ekonomi  masyarakat disaat masa seperti sekarang ini” ujarnya

BACA JUGA:  Pemkab Kotabaru Bersama BI Lakukan Pelatihan Tekhnik Budidaya Udang

Lebih lanjut dirinya juga menuturkan industri ini perlu dukungan dari pemerintah setempat agar mampu bersaing dengan produk dari luar daerah. Di Kalsel banyak sumber daya dan bahan baku yang dapat di jadikan industri kreatif.

“ Kuliner misalnya, kalau urusan rasa kita tidak kalah dengan produk lain, tetapi seringkali kemasan yang kurang menarik sehingga pemasarannya juga kurang” jelasnya seraya menambahkan pihaknya di DPD RI telah mengajukan Undang-Undang Ekonomi Kreatif ke DPR.

Sekali lagi, katanya perlu dukungan dari pemerintah baik urusan kemasan, pelatihan dan pemasaran. Kerjasama pemerintah dengan berbagai organisasi UKM dapat  menjadikan industri ini makin berkembang.

“ Dinas Perdagangan atau Pariwisata dapat memfasilitasi pelatihan dan pemasaran yang nantinya mampu mendorong ekonomi masyarakat lebih baik. Lihat saja Kabupaten Kotabaru, hasil lautnya dapat di packing agar bernilai lebi dan bisa dijual ke pasar luar ” tuturnya.

BACA JUGA:  APJI Bertransformasi Menjadi PPJI

Baginya industi kreatif dapat menjadi pilihan penopang ekonomi daerah asal pemerintah benar-benar mengelolanya dengan serius. Lihat saja, lanjut Habib Hamid provinisi yang sumber daya alammnya tidak ada tetapi mampu membangun industri kreatif sehingga mampu menjadi penopang ekonomi daerahnya. “ Saya rasa kita juga bisa seperti itu” ujarnya.

Walau demikian dirinya juga masih berharap pertambangan dan perkebunan kembali bergairah seperti beberapa tahu lalu. “ Kita juga masih berharap sektor pertambangan dan perkebunan kembali membaik yang tentunya juga akan berdampak terhadap perekonomian masyarakat Kalsel” tuturnya.

Reporter : ***

Editor : Didin Ariyadi

Foto : Didin Ariyadi

Pos terkait