Belajar Memupuk Bisnis dari Owner PT. Agro Dahlia Profitamas

  • Whatsapp

WartaNiaga.com, Banjarmasin – Ada 1.238.573 hektar lahan pertanian yang tersedia di Provinsi Kalimantan Selatan. Potensi ini menjadi peluang untuk mengembangkan usaha bidang petanian dan turunannya. Adalah PT. Agro Dahlia Profitamas yang memanfaatkan peluang ini dengan menjadi distributor pupuk dan perlengkapan pertanian.

Bergerak sejak tahun 2008 telah berhasil menjadi mitra pemerintah, petani, perusahaan sawit dan perusahan perkebunan lainnya di Kalselteng bahkan beberapa wilayah di Indonesia. Perusahaan yang berpusat di Banjarmasin ini menguasai hampir 20 % pangsa pasar pupuk di kedua provinsi tersebut.

Muat Lebih

Namun untuk bertumbuh menjadi seperti sekarang ini bukanlah perkara mudah. Diperlukan tangan dingin, ketekunan dan kerja keras untuk meraihnya. Abdussamad Herman,SE merupakan sosok yang membidani dan membesarkan perusahaan yang kini telah memilki lahan pembibitan di provinsi Kalimantan Tengah.

Ditangannya, selain pemerintah melalui Dinas Kehutanan, Dinas Pertanian dan Perkebunan yang bermitra dengan perusahaan ini, tercatat juga beberapa BUMN. Selain itu, perusahaan kelapa sawit baik nasional dan lokal juga telah menggunakan produknya. Sebut saja Sinar Mas Group, Jhonlin Group, PT. Borneo Indo Tani, Pt Inhutani dan lainnya.

BACA JUGA:  Lindungi Anak dari Informasi Negatif

Bagi pria kelahiran Desember 1980 ini, untuk membangun sebuah usaha harus memiliki jiwa figthing karena tidak selalu berjalan sesuai mulus.

“Usaha yang dijalankan tidak selalui berjalan sesuai yang kita inginkan, banyak hal yang tak terduga bisa terjadi. Sering kali saya harus berkubang dengan lumpur saat mengantar pupuk dan bibit ke daerah terpencil karena jalan yang kami lewat rusak” tuturnya.

Bukan itu saja, ketika awal-awal membangun usaha Herman juga sempat kesulitan modal sampai tak mampu menyediakan stok barang. Tapi berkat keuletannya, suami dari Miftahul Jannah Mawardi ini mampu menjalani kerjasama permodalan dengan salah seoarang sahabatnya.

“Itu menjadi titik tolak bisnis saya, ketika pabrik meminta saya untuk menjadi distributor tunggal di Kalsel tetapi saat itu moal menjadi kendala. Untunglah ada seorang sahabat yang mau bekerjasama mempercayakan sejumlah modal untuk membeli barang sebagai syarat menjadi distributor” ujar Herman menceritakan.

Meski demikian tak lantas usahanya berjalan lancar, bapak dua anak ini masih harus turun menjajakan produknya ke berbagai wilayah di Kalselteng. Berbekal pengalaman menjadi buruh di sebuah toko di pasar Sudimampir, Banjarmasin, dirinya tak pernah putus asa.

BACA JUGA:  Rudy Ariffin : Wartawan Adalah Mitra Kerja

Alhasil dalam hitungan 2 bulan ia mampu menghabiskan persedian barang. “Saya pernah bekerja sebagai buruh di pasar Sudimampir kurang lebih 2 tahun, kebetulan sang pemilik adalah etnis tionghoa, saya banyak belajar dari mereka cara berdagang dan berbisnis.

Pengalaman itu jugalah salah satu yang terapkan saat menjalankan usaha sendiri, hasilnya sya mampu menghabiskan stok barang di gudang dalam hitungan 2 bulan” tutur pria yang suka traveling ini.

Berangkat dari ini pulalah yang kemudian menjadikan dirinya dipercaya oleh beberapa pabrik untuk menjadi distributor produk mereka. Dan saat ini PT Agro Dahlia Profitamas bukan saja menjual pupuk non subsidi tetapi juga kebutuhan pertanian dan perkebunan lainnya serta pembibitan.

“Alhamdulillah saat ini PT Agro Dahlia Profitamas dipercaya menjadi distributor dan agen produk berbagai merk pupuk non subsidi dan perlengkapan perkebunan. Adapun beberapa pabrikan dan importir yang telah bermitra dengan kami antara lain PT. Nusa Palapa Gemilang, PT. SMS Indoputra, PT. Bayer, PT.Pijar Nusa Pasifik dan lainnya” jelas ayah dari Ahmad Athaya Ramazen dan Putri Ayra Athaya Mecca ini.

BACA JUGA:  Ini Syarat Untuk Menjadi Entrepreneur Sukses Menurut Sandiaga Uno

Sebagai seorang pengusaha yang merintis dari nol, tentunya Herman sudah merasakan pahit dan manisnya. Oleh sebab itu, ia berpesan kepada generasi muda agar menjadikan entrepreneur sebagai salah satu pilihan masa depan. Baginya entrepreneur telah merubah kehidupannya dari yang hanya memiliki sebuah sepeda motor butut sampai memiliki 4 buah mobil, 7 buah rumah serta dapat traveling ke luar negeri.

Memegang prinsif hidup under promise over deliver, menjadikan Herman bukan saja berhasil membawa PT. Agro Dahlia Profitamas menjadi perusahaan yang kini mampu menjajakan produk ke berbagai wilayah di Indonesia seperti Sumatera, Sulawesi dan bahkan Papua. Tetapi juga mendudukan dirinya sebagai Sekretaris Badan Pelaksana Pendidikan Maarif Nahdatul Ulama (NU) Kalsel.

“ Saya senang dengan dunia pendidikan dan sangat bersyukur sekali diletakan sebagai sekretaris Badan Pelaksanan Pendidikan NU. Di sini saya dapat berbagai pengalaman dan benimba ilmu untuk bekal hari esok” ujarnya.

Reporter: ***
Editor: Didin Ariyadi

Pos terkait