Wartaniaga.com, Banjarmasin -Harga cabai rawit di kota Banjarmasin mengalami kenaikan yang cukup signifikan, berkisar antara Rp 30 ribu hingga Rp 35 ribu perkilonya.
Salah seorang pedagang, Sipa mengungkapkan dalam beberapa bulan terakhir harga cabai selalu naik, hingga meroket seperti sekarang ini.
“Harga cabai rawit sekarang antara Rp. 80.000 – Rp. 85.000 perkilo nya, bahkan sudah sampai Rp.100.000 , sebelumnya masih Rp. 70.000”, kata Sipa. Senin (24/02/2025).
Ia mengatakan cabai rawit yang berasal dari Jawa ini ternyata sudah lama naik dari bulan Januari 2025 dan terus berlanjut hingga saat ini.
“Itu naiknya tepat momen haulan Sekumpul sudah naik segitu, turun palingan Rp. 60.000 – Rp. 65.000 terus naik lagi sekitar Rp. 80.000 – Rp. 85.000 perkilonya seperti sekarang ini”, papar Sipa.
Namun, berbeda dengan harga cabai merah yang dulunya sempat Rp. 85.000 sekarang sudah turun menjadi Rp. 63.000 perkilonya.
Hal serupa yang dialami penjual cabai lain, Fina mengungkapkan dari 30 Desember 2024 sudah mulai naik, ia berfikir harga cabai akan turun ternyata dugaannya salah.
“Akhir 2024 sudah naik tinggi, perkiraan saya awal tahun 2025 akan turun seperti harga biasanya, tetapi perkiraan saya itu malah meleset, sampai ke Februari ternyata semakin tinggi hingga harga cabai yang saya jual Rp. 95.000 – Rp. 110.000 perkilonya”, jelasnya.
Dirinya menambahkan cabai rawit memang sudah naik di Jawa, lalu sampai ke tangan kedua yang berakibat semakin tinggi harga jual.
“Informasi yang saya dapat di sana sudah Rp. 75.600 rupiah perkilonya, sebabnya cuaca kurang stabil membuat produktivitas menurun”, ujar Fina.
Sementara itu salah satu pembeli di Pasar, Rusma merasakan dampak kenaikan harga tersebut, pasalnya ia sering membeli cabai dengan nominal yang terbilang murah, sekarang hanya dapat secuil cabai rawit.
“Dulu beli cuman Rp. 5000 aja sudah dapat banyak, sekarang beli segitu dapatnya sedikit”, ujar Rusma sambil menunjukkan cabai rawit yang sudah dibeli.
Entah berlanjut sampai kapan tetapi ia berharap nantinya ada penurunan harga.
Reporter : Sephia
Editor : Aditya



















