Bakauda Kalsel Sebut Potensi PAD Air Permukaan Capai Rp 40 M

  • Whatsapp

Wartaniaga.com, Banjarmasin- Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor pajak air permukaan apabila dikelola dengan maksimal bisa mencapai Rp 40 milyar.

Kepala Badan Keuangan Daerah Kalsel, Agus Dyan Noor menjelaskan pada tahun 2022 pendapatan pajak air permukaan diperkirakan mencapai Rp 40 milyar.
“Kita targetkan bisa Rp 30 milyar sampai Rp 40 milyar, InsyaAllah bisa tercapai,” ucapnya, Kamis (26/8).

Ia mengatakan untuk mencapai target tersebut pihaknya bersama pemerintah Kabupaten Kota melakukan pendapatan terhadap perusahaan perkebunan maupun tambang yang menggunakan air permukaan.

“Kita melakukan persiapan pendataan perusahaan yang menggunakan air permukaan,” ujarnya.

Lanjut, pendapat dilakukan pada tahun 2021, dan paling cepat dua (2) bulan kedepan akan rampung dilaksanakan.

BACA JUGA:  GTF 2018 Menarget Transaksi Rp 7 M

“Setelah pendataan, kita akan sesuaikan tarif yang ada, sesuai dengan ketentuan,” katanya.

Selanjutnya, pihaknya sedang melakukan proses pembuatan Peraturan Gubernur. Tarif tetap akan tetapi disesuaikan dengan peraturan.

“Tarif akan menyesuaikan dengan kondisi, kita juga memperhatikan asas kewajaran,” tambahnya.

Dirinya mengharapkan dengan upaya yang telah ditempuh bakal meningkatkan PAD sektor pajak air permukaan.

Sementara itu, saat ini perusahaan yang telah terdata mencapai 120 dengan upaya yang sedang ditempuh akan naik mencapai 246 untuk keseluruhan.

Editor : Aditya

L

Pos terkait