“Ketika ditemukan BPR yang tidak sehat responnya kadang lambat, dalam kesempatan ini saya juga mengharapkan agar bupati memberikan edaran kepada para eselon untuk menabung di BPR sehingga BPR bisa lebih kuat,” imbuhnya.
Menanggapi hal ini Sukamta mengungkapkan, jika pihaknya sudah mewajibkan kepada eselon setiap menerima Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) untuk menyisihkan penghasilannya dengan menabung di BPR.
“Saya sudah wajibkan, karena siapa yang akan membesarkan kalau bukan kita-kita, terimakasih banyak untuk masukkannya dan Insya Allah BPR Tala akan saya genjot sebaik mungkin. Karena saya ingin mematahkan mitos yang mengatakan BUMD di bawah pemda itu selalu mengalami kerugian, di bawah kepemimpinan saya ingin saya buktikan BUMD bisa meraih keuntungan,” jelasnya.
Pada kesempatan tersebut, Sukamta juga mendukung keinginan BPR yang ingin membuka cabang di kecamatan Kabupaten Tala. Menurut Sukamta jika ini terwujud tentu akan memudahkan masyarakat di kecamatan, sehingga tidak ada lagi rakyat Tala yang tidak punya akses perbankan.
Sementara itu, RUPS PT BPR Laporan Keuangan tahun 2019 diterima sepenuhnya oleh pemegang saham yang mengikuti kegiatan tersebut.
Penulis : Tony Widodo




















