Ganti Rugi Perluasan RS Sultan Suriansyah Sudah di PN Banjarmasin

  • Whatsapp

Wartaniaga.com,Banjarmasin-Keinginan pemilik lahan perluasan Rumah Sakit Sultan Suriansyah untuk mendapat ganti rugi sesuai keinginan mereka tampaknya sudah tidak bisa lagi terrealisasi. Pasalnya Pemko Banjarmasin sudah menitipkan uang ganti rugi tersebut ke Pengadilan Negeri Banjarmasin.

Berdasarkan penilaian tim apparaisal untuk pembebasan lahan guna perluasan RSUD Sulatan Surinsyah sudah tidak bisa diganggu gutat. Dekimian dikatakan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Perkim) Kota Banjarmasin Ir H Fanani Syarifuddin kepada wartawan.

Muat Lebih

”Sampai saat ini, putusan harga ganti rugi untuk pembebasan lahan di Jalan RK Ilir yang sudah diserahkan Dinas Perkim  ke Pengadilan Negeri (PN) Banjarmasin sejak Januari lalu masih belum membuahkan hasil,’’ucap

BACA JUGA:  Pemko Banjarmasin Akan Hapuskan Piutang Pajak PBB

Hal ini dilakukan, menurutnya karena tidak tercapai kesepakatan harga antara pemilik lahan dengan pemko Banjarmasin.

“Para pemilik lahan tidak menerima dengan harga ganti rugi yang diputuskan dan sebagai solusi terakhir yang diambil adalah menyerahkannya pada PN Banjarmasin” tuturnya lagi
Dirinya juga mendengar, para pemilik tanah minta pengkajian kembali terhdap harga yang mereka nilai sangat murah.

Menanggapi hal itu, Fanani  mengatakan, keinginan para pemilik lahan untuk dilakukan pengkajian ulang terhadap harga ganti rugi sulit untuk dikabulkan. Jadi, katanya, harga ganti rugi merupakan hasil kajian dari tim aparaisial yang tidak biasa dirubah lagi.

Ditambahkannya, terkait harga yang sudah ditentukan dia mengakui memang tergolong murah. Sebab, yang diganti rugi hanya harga bangunannya saja, sedangkan untuk tanah masih sangsi. Sebab disurat tanah ada keterangan jika bangunan tersebut berdiri di tanah milik daerah.

BACA JUGA:  Banjarmasin Miliki Piutang Pajak PBB Rp 17 Miliar

”Ini yang membuat pertimbangan kami untuk tidak menghargai tanahnya. sehingga kami serahkan ke PN, agar jelas status hukum ganti ruginya,” katanya.

Jika memang para pemilik keberatan dengan garga ganti rugi tersebut, Fanani mempersilahkan pemilik untuk menuntut balik putusan tersebut. “Tapi tunggu dulu keputusan yang dikeluarkan PN nanti. Jika memang kami diminta untuk mengganti rugi dengan tanahnya, kami akan ganti itu,” ucapnya.

Penulis : Didin Ariyadi

Foto : Dokumentasi wartaniaga.com

Pos terkait