Terapkan Pembinaan Go Modern dan Go Digital, Pertamina Dukung UMKM Binaan Lestarikan Kain Etnik Suku Banjar

Dalam hal pemasaran, jangkauan penjualan produk Sasirangan miliknya sudah cukup luas. Baik di sekitar wilayah Kalimantan Selatan sendiri, maupun berbagai wilayah di Indonesia. Media yang dipakai juga cukup beragam. Mulai dari pemasaran dari mulut ke mulut hingga beberapa upaya Go Digital lewat media sosial @sasirangankindaylimpuar. Terutama semenjak menjadi mitra binaan Pertamina. Produk karyanya makin dikenal orang.

“Sejak menjadi binaan Pertamina pada tahun 2018. Kinday Limpuar Sasirangan mulai dikenal, semakin banyak kenalan dan relasi yang ditemui. Modal pinjaman dapat dimanfaatkan secara optimal. Saya sangat berterima kasih kepada Pertamina atas bantuan ini,” tuturnya.

Sofia berharap, di bawah binaan Pertamina, bisnis yang digeluti bisa terus berkembang. Terutama targetnya adalah agar Go Global. Mengenalkan budaya Kalimantan yakni kain Sasirangan ke kanca internasional. Dengan begitu, dapat turut mengangkat budaya Indonesia lebih banyak dikenal bangsa lain.

Senior Vice President Corporate Communications & Investor Relations Pertamina, Agus Suprijanto mengapresiasi langkah yang dilakukan Sofia. Menurutnya, salah satu tujuan UMKM adalah menciptakan lapangan kerja dan pemerataan ekonomi dari tingkat yang paling kecil. ”Konsep usaha berbasis sociopreneur ini dapat membantu upaya pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan yang ada di Indonesia dan menjadi pahlawan ekonomi,” ujar Agus.

Pertamina juga akan membantu UMKM untuk naik kelas menjadi UMKM unggul dan mandiri melalui beberapa tahapan. Seperti membantu dapat pengurusan izin usaha atau sertifikat lain sehingga UMKM dapat naik kelas dan mandiri. ”Ini sebagai implementasi Goal 8 Sustainable Development Goals (SDGs). Diharapkan dapat membantu masyarakat mendapat pekerjaan yang layak dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional,” tutup Agus.

 

Editor : Nirma Hafizah

Pos terkait