7 Penyebab Para Developer Perumahan Boncos Dikemudian Hari

  • Whatsapp
Foto : Dokumen Wartaniaga.com

Wartaniaga.com- Menjadi pengusaha developer perumahan memang menjanjikan. Tidak sedikit kisah sukses penguasaha yang berasal dari bisnis jual beli dan bangun rumah ini. Namun, untuk sukses di bisnis ini banyak hal yang harus diperhatikan, antara lain sebagai berikut :

1.Pembengkakan biaya  operasional

Biaya operasional di bisnis ini luar biasa besar jika anda mau menghitungnya, beda klo gak dihitung ya. Apa saja biaya operasional di dalam bisnis developer ? Contohnya: biiaya meeting di warung kopi,biaya Perijinan,biaya perjalanan,listrik,air, sewa kantor,gaji pegawai dll. Makanya mesti punya catatan keuangan dan laporan keuangan supaya tau betul biaya operasional yg sudah dikeluarkan

Ali Sarbani – Pelatih Bisnis Property

2.Tidak adanya perencanaan dan gambar kerja  dalam pembangunan

BACA JUGA:  Polemik Tarif Cukai Bagi Pabrik Lokal dan Asing

Terkadang developer mengabaikan pentingnya perencanaan pembangunan, mulai dari gambar kerja jalan, RAB seperti gorong gorong butuh berapa meter, talud berapa kubik,bak kontrol air,landscape, pagar keliling, lampu pju,pos security, maingate,sumber air, suplay listrik, trafo listrik dan menarik jaringan pdam. Semua dilakukan berdasarkan asumsi sehingga pembengkakan biaya ini sering diluar bajet yang dicadangkan

3.Jual harga promo kebablasan

Dalam  bisnis apapun harga promo pasti akan selalu ada untuk mendongkrak penjualan dan cashflow . Tapi klo jual promonya terlalu banyak ya bisa gak untung bisnisnya

4.Hutang bank yang terlalu banyak

Bank adalah investor terbaik jika tepat penggunaaanya . Tetapi jika dengan hutang membuatmu jadi nyaman santai santai . Jaulan gak dipercepat .maka biaya bunga bank itu cukup besar bisa menggerus profit bisnismu. Jadi klo mau hutang bank mesti dihitung bener bener kira2 dari setiap unit rumah yang dijual itu profitnya terpotong berapa rupiah untuk bayar bunga.mesti njlimet dikit gakpapa

Pos terkait