“Yang jadi pertanyaan kita bantuan itu untuk siapa, dimana dan berapa. Karena selama ini itu kabur bagi kita, hanya terdengar programnya dan hanya sebagian kecil saja yang dapat, sementara kalau di data dengan benar, ribuan UMKM belum tersentuh,” ucap Aji, pengrajin kayu di Jalan Pangeran Antasari.
Hal itu menjelaskan, bahwa masyarakat kurang mempercayai program bantuan UMKM, karena cuma segelintir orabg atau kelompol yang bisa mendapatkannya.
Penulis : Ahmad Yani



















