Wartaniaga.com,Paringin- Dinas Pertanian Kabupaten Balangan, telah melakukan pemantauan harga karet serta perkembangan karet. Hal ini dilakukan guna menggali potensi yang dimiliki dengan melakukan kunjungan ke Pasar Lelang Karet Tamburiang, yang berada di desa Gunung Riut Kecamatan Halong Kabupaten Balangan, beberapa hari lalu.
Kepala Dinas Pertanian Balangan, Rahmadi menyampaikan, pihaknya pada hari Senin (1/2) yang lalu telah memantau perkembangan karet dan menggali potensi karet sekaligus pemantauan harga karet saat ini.
“Ketika kami menggali potensi karet yang berada di pasar Lelang Karet Tamburiang, desa Gunung Riut, ternyata karet yang dijual oleh petani merupakan karet murni tanpa campuran sekrap,”ujarnya Rahmadi, saat dikonfirmasi, Rabu (3/2).
Bahkan tambahnya pembekuan latek dilakukan khusus, berupa asap cair, deorob ataupun TSP. Sementara produk karet berbertuk lumb. Selanjutnya dijual oleh pedagang pengumpul sedang dan besar (UPPB) ke pabrik karet di wilayah di Kalsel, serta Kalteng dan Kalbar, berdasarkan harga yang ditentukan oleh pasar dunia.
“Pasar lelang karet, di desa Gunung Riut dilaksanakan setiap hari Senin dari pukul 7: 00 sampai jam 10 pagi, dengan kisaran harga beli karet berkisar dari harga Rp.9.700 – Rp.10.700 /Kg, dengan rata-rata kadar kering karet 55 – 60 persen. Dengan perkiraan tonase 30 TON karet, dan diperkirakan perputaraan uang sekitar 300 Juta,”terangnya.



















