“Misalnya dengan menjadikan objek wisata sehingga para pengunjung dapat langsung menikmati madu kelulut langsung dari sarangnya, untuk merealisasikan hal tersebut tentu harus dibantu beberapa pihak agar nantinya madu kelulut di Telaga Langsat bukan hanya menjadi ciri khas namun juga berkualitas,” jelas Kamta.
Sementara itu Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Tanah Laut Gatot Subagio yang turut berhadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan, lima desa di Tanah Laut yang ditetapkan sebagai desa berciri khas selain Desa Telaga Langsat sebagai sentra madu kalulut adalah Desa Bukit Mulya Kecamatan Kintap yang dikenal dengan ciri khas keragaman dan gotong-royong, Desa Asam-Asam Kecamatan Jorong sebagai desa pengrajin atap daun nipah, Desa Tajau Pecah Kecamatan Batu Ampar sebagai desa yang identik dengan suasana Bali dan Desa Handil Birayang Bawah Kecamatan Bumi Makmur sebagai sentra Beras Mayang Jambun di Kabupaten Tanah Laut.
Turut berhadir para Pejabat Pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait lingkup Pemerintah Kabupaten Tanah Laut, Camat Jorong M. Alfan Rasyidi Anwar, Camat Takisung Yudo Restanto beserta Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan Takisung, para pendamping Program Desa Berciri Khas serta lima Kepala Desa Berciri Khas tersebut.
Penulis : Tony Widodo




















