Wartaniaga.com, Banjarmasin – Ramadan kali ini membawa berkah tersendiri bagi, Risna seorang pedagang peye di kawasan kecamatan Anjir Serapat Tengah. Ia berhasil memenuhi pesanan hingga mencapai 100 kilogram, selama bulan suci ini.
Peye sendiri merupakan hidangan khas yang banyak diminati sebagai sajian buka puasa atau cemilan saat santai. Kudapan ini menjadi salah satu favorit para masyarakat yang ingin menikmati hidangan berbuka dengan cita rasa khas kriuknya.
Menggeluti usaha ini sudah lebih dari 4 tahun, Risna mengaku bahwa tahun ini menjadi tahun yang sibuk penuhi pesanan dibanding tahun sebelumnya.
“Banyak tahun ini pesanannya, memang kalau hari biasa permintaan pembeli tidak terlalu banyak, tetapi saat Ramadan sudah pasti banyak begitupun dengan uangnya walaupun lelah tetapi hasil yang didapat sangat lumayan”, ujar Risna, Senin (24/03/25).
Dirinya menambahkan mencicil hari untuk mengolah peye yang seharinya hanya mampu beberapa kilo saja, biasanya setengah bulan Ramadan sudah mulai mengeksekusi pesanan yang banyak dipesan lewat Facebook dan WhatsApp.
“Hanya 9 sampai 10 kilo per harinya, puasa ke 18 atau 20 Ramadan sudah mulai pengolahan”, paparnya.
Tak hanya menjual peye dengan harga Rp 75.000 per kilonya , ia juga menjual akar pinang Rp 75.000, kue kering Rp 75.000 dan kacang bawang Rp 70.000 per kilonya.
Namun demikian, banyaknya pesanan tidak membuat Risna menambah tenaga orang lain dan tidak merasa lelah jika mengerjakannya secara sendirian
“Pengerjaannya sendirian tidak ada karyawan lain karena harus dikerjakan dengan tangan sendiri, paling minta bantuan sedikit sama suami dan anak”, tutupnya seraya mengolah pesanan peye para pembeli.
Reporter : Sephia Aprilian Pradini
Editor : Aditya



















