PJU-TS adalah lampu penerangan jalan yang menggunakan cahaya matahari sebagai sumber energi listriknya, sehingga menjadi solusi untuk digunakan di jalan-jalan pada daerah yang belum terjangkau listrik PLN maupun pada daerah-daerah yang telah terlistriki PLN.
Program Pemerintah terkait PJU-TS ini menjadi terobosan dalam menciptakan ramah lingkungan, dan upaya dalam pengembangan energi baru, terbarukan, dan konservasi energi.
Sebagai wujud nyata agar program ini dapat dirasakan masyarakat Kalsel, SHM telah mengajukan pemasangan PJU-TS kepada Kementerian ESDM melalui Direktorat Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi di Jakarta.
Dengan alokasi pengerjaan PJU-TS Wilayah Tengah I Khususnya Kalsel sebanyak 900 titik.
Cuncung telah mengusulkan sebanyak 300 titik pemasangan bagi wilayah yang belum terjangkau penerangan listrik, dengan penunjukan lokasi meliputi Banjarmasin 50 titik, Tanah Laut 50 titik dan Tanah Bumbu 200 titik.
Tenaga Ahli di Komisi VII DPR RI, Rizki Eri Munadi mengatakan Syafruddin H Maming dan 2 anggota Komisi VII dari Dapil Kalsel II bersama Kementerian ESDM sebagai mitra kerja telah berkoordinasi dalam pelaksanaan program PJU-TS atau infrastruktur lainnya dalam mendukung penerangan dan penyediaan energi di Banua.
Disampaikannya, hanya 3 anggota DPR RI dari Kalsel II yang duduk di Komisi VII mengusulkan titik pemasangan lampu PJU-TS.
“Dari data resume pekerjaan PJU-TS Wilayah Tengah I, Kalsel diberi alokasi 900 titik. Sekira Februari Pak Cuncung inisiasi usulan 300 titik pemasangan yang dibagi ke beberapa wilayah seperti Tanah Bumbu 200 titik, Banjarmasin 50 titik, dan Tanah Laut 50 titik. Penunjukan titik pemasangan ini hanya diinisiasi oleh Pak Cuncung, dr. Sulaiman Umar dan Bang Hasnuryadi Sulaiman,” ujarnya.
Disinggung mengenai kritikan Ketua Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU), M. Akram Sadli yang membantah klaim Syafruddin H Maming sebagai pengusul 200 titik PJU-TS di Tanah Bumbu, Rizki menanggapinya dengan santai.
Dirinya mengatakan Akram Sadli perlu piknik apalagi saat jelang Pilkada 2020.



















