Pastikan Produksi Jagung Sesuai Fakta Lapangan

  • Whatsapp

Wartaniaga.com,Pelaihari- Pastikan produksi jagung di musim kemarau tahun ini sesuai dengan fakta dilapangan, mantri tani dan penyuluh terus kawal proses panen di beberapa kelompok tani. ( 3/7)

Marhaenis Budi Santoso, Widya Ahli Utama BBPP Binuang menjelaskan, hal tersebut sangat penting dilakukan agar tidak ada kesimpangsiuran data, nantinya data dilapangan tersebut akan menjadi bahan laporan harian ke konstrada, sehingga ada tambahan luas panen dan tambahan produksi, seperti panen jagung seluas 1 hektar milik Gandri Poktan Mekar Sari Desa Tajau Pecah, Tanah Laut.
Panen ini tersebut merupakan rangkaian panen seluruh hamparan jagung milik Gandri yang seluruhnya ada 3 hektar.

” Dengan panen setiap hari, luas tambah panen di Batu Ampar terus meningkat, hingga kini telah mencapai 270 hektar ” jelas Marhaenis.

BACA JUGA:  Penataan Pasar Telawang, Pedagang Lantai 2 Bakal Direlokasi

Suradi, Mantri Tani Sniper Konstratani Kecamatan Batu Ampar menuturkan bahwa terdapat 1340 hektar tanaman jagung menjelang panen yang tersebar di 7 Desa yang tergabung dalam 46 Poktan, dengan jumlah petani mencapai 830 kepala keluarga.
Diperkirakan puncak panen terjadi di awal bulan Agustus nanti.

Varietas jagung yang ditanam beragam, ada Bisi, NK dan Pioner dengan potensi hasil bisa 10-11 ton Jagung Pipil Kering Panen ( JPKP ) dengan kadar air 28-31 persen, berdasarkan hasil timbang di peroleh 5.5 ton JPKP.

Menurut Suradi, produktivitas musim tanam bulan April – September diperkirakan tidak setinggi musim tanam bulan Oktober – Maret, namun setidaknya lebih baik dibanding musim kemarau April – September tahun lalu.

BACA JUGA:  Persemaian Permanen BPTH Distribusikan Bibit

” Saya perkirakan produktivitas JPKP rata – rata 5,5 ton per hektar, atau lebih rendah dibanding dengan produktivitas musim tanam Oktober – Maret lalu yang mencapai rata – rata 8 ton per hektar, namun lebih baik dari pada dibanding musim kemarau tahun lalu ” jelas Suradi.

Pos terkait