Begini sambutan saya. Sebagai wartawan, saya belum pernah merasakan kenikmatan berkarya senikmat di era digital ( kemajuan tehnologi informasi) sekarang. Tehnologi telah menyediakan kesempatan luas dengan perumpamaan halaman gratis seluas samudera. Dengan hanya satu gadget kita bisa mengerjakan sendiri pekerjaan yang di zaman dulu harus puluhan orang ambil bagian. Saya mengawali karir sebagai wartawan surat kabar harian. Untuk menuliskan gagasan dan penyebarannya harus melalui banyak birokrasi yang melibatkan puluhan orang dengan puluhan peralatan hingga tulisan sampai ke pembaca. Semua makan waktu.
Menulis kini tidak perlu itu lagi. Nitizek tampaknya melangkah lebih cepat dari wartawan. Beberapa berita besar lahir daei tangan nitizen. Meskipun, mereka kebanyakan masih ngawur. Ternasuk terpeleset menyebar hoax.
Pemikiran dan gagasan yang mau kita bagi kepada khalayak, ditulis detik ini detik itu juga tersaji di media sosial. Saya mengambil contoh laman Facebook, tempat saya menulis belasan artikel dengan beragam topik. Sejak benerapa tahun terakhir. Lewat gadget bebas menulis 24 jam di mana saja dan kapan saja. Sangat efektif. Ada banyak artikel saya tulis di FB yang diangkat oleh media online sebagai bahan beritanya.


















