Fasilitas Jantung, RSUD Ulin Targetkan 2020 Akan Penuhi

  • Whatsapp
RSUD Ulin

Wartaniaga.com, Banjarmasin – Tingginya angka kematian akibat penyakit jantung (kardiovaskuler) menjadi PR tersendiri bagi intansi yang menangani masalah kesehatan di Kalimantan Selatan. Apalagi, penyakit ini tercatat sebagai penyakit mematikan tertinggi di Indonesia termasuk di Kalsel.

Semua terjadi akibat pola makan dan pola hidup masyarakat yang menyukai makanan manis, berlemak dan asin yang tidak diimbangi dengan konsumsi sayur-mayur serta olahraga yang cukup.

Muat Lebih

RSUD Ulin Banjarmasin, RS terbesar se Kalsel-teng milik Pemerintah Provinsi Kalsel ini hingga sekarang belum memiliki fasilitas spesialis jantung. Sehingga penyakit jantung yang diderita warga Kalsel belum tertangani dengan baik. Bahkan, tak sedikit warga bumi Antasari ini terpaksa pergi berobat ke RS Swasta hingga keluar daerah. Tentu itu tak sedikit kocek yang dikeluarkan.

BACA JUGA:  Distanhorbun Tanah Laut Kembali Uji Coba Alat Panen Jagung

Harapan masyarakat, dengan adanya spesialis jantung di RS yang berlokasi di Km 2 Jalan A Yani itu, masalah jantung cepat teratasi dan yang terpenting murah.

Rencana Pembangunan Fasilitas Pesialis Jantung di RSUD Ulin Banjarmasin

Menanggapi hal tersebut, Direktur RSUD Ulin Banjarmasin dr. Suciati M.Kes mengatakan pihaknya akan membangun Fasilitas untuk spesialis jantung di rumah sakit yang dipimpinnya tersebut.

Dikatakannya Rencana pembangunan itu akan dimulai pada tahun 2020 mendatang. “Untuk saat ini masih dalam proses,” ujarnya. Ia tidak menjelaskan berapa besar anggaran untuk pembangunan tersebut (16/11).

Sebelumnya Suciati menjelaskan saat ini pihaknya sudah memiliki fasilitas untuk melakukan operasi tumor baru. “Kami sudah memiliki dokter khusus bedah berat sehingga untuk kasus pengangkatan tumor bisa dilaksanakan di sini (RSUD Ulin),” paparnya.

BACA JUGA:  Gugus Tugas Masih Merumuskan Karantina Wilayah

Reporter : Zakir
Editor : Hamdani
Foto : Zakir

Pos terkait