Poliban Perkuat Daya Saing UMKM Berkat Guru Kapuh lewat Pelatihan Pemasaran Digital dan SOP Layanan

Poliban dukung UMKM Berkat Guru Kapuh dengan Pelatihan Pemasaran Website dan SOP Layanan (Foto : Ist)

Wartaniaga.com, Kandangan – Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban) terus memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Melalui program pengabdian kepada masyarakat, Poliban menggelar Pelatihan Pemasaran Berbasis Website dan Penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) Layanan bagi UMKM Berkat Guru Kapuh di Bappeda Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kamis (2/7).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian bertajuk “Digitalisasi Pencatatan Keuangan dan Pemasaran Online melalui Aplikasi Keuangan dan Website E-Commerce pada UMKM Berkat Guru Kapuh” yang didanai hibah Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM) Tahun 2026. Program tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas UMKM melalui penguatan pemasaran digital, kualitas layanan, dan tata kelola usaha berbasis teknologi.

Ketua Tim Pengabdian Poliban, Dr. Monika Handayani, S.E., Ak., CA., M.M., mengatakan pelatihan ini menjadi langkah strategis agar pelaku UMKM mampu beradaptasi dengan perkembangan dunia usaha yang semakin terdigitalisasi.

“UMKM tidak cukup hanya memiliki produk yang berkualitas. Mereka juga harus mampu memasarkan produk secara lebih luas melalui website dan kanal digital, serta menerapkan SOP layanan agar proses pemesanan, komunikasi dengan pelanggan, hingga tindak lanjut penjualan berjalan lebih cepat, rapi, dan konsisten,” ujarnya.

Pelatihan menghadirkan kolaborasi antara Poliban dan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) dengan narasumber Dr. Ir. Syahrial Shaddiq, S.Kom., M.Kom., M.M. serta Munfiq Rosandi Multihakiki, S.Pd., CIq., CIIQ., C.IET., M.Pd. Peserta dibekali materi mengenai pengelolaan website UMKM, penyusunan katalog produk digital, penulisan deskripsi produk, strategi promosi digital, hingga penyusunan SOP layanan pelanggan.

Melalui pelatihan tersebut, peserta didorong membangun etalase digital yang menampilkan profil usaha, katalog produk, harga, foto, deskripsi, serta alur pemesanan secara lebih profesional. Sementara itu, pada sesi SOP layanan, peserta mempelajari standar respons pelanggan, pencatatan pesanan, pengelolaan komunikasi, hingga pelayanan yang konsisten guna meningkatkan kepercayaan konsumen.

Program ini menyasar UMKM Berkat Guru Kapuh, kelompok usaha olahan pangan khas Kabupaten Hulu Sungai Selatan, yang masih menghadapi tantangan dalam pemasaran. Meski telah memanfaatkan media digital, sistem pemasaran yang dijalankan dinilai belum terintegrasi secara optimal. Karena itu, penguatan pemasaran berbasis website dan penyusunan SOP layanan menjadi fokus utama program.

Selain Dr. Monika Handayani, tim pengabdian juga melibatkan Nadia Puteri Utami, S.E., M.M. dari Poliban dan Dr. Ir. Syahrial Shaddiq, S.Kom., M.Kom., M.M. dari ULM. Kegiatan turut didukung mahasiswa yang mendampingi proses transfer pengetahuan kepada mitra, baik dalam digitalisasi pencatatan keuangan maupun pemasaran online.

Dr. Monika menegaskan, program ini tidak berhenti pada pelatihan semata, tetapi juga disertai pendampingan agar peserta mampu mengelola website, memperbarui katalog produk, menjalankan promosi digital, dan menerapkan SOP layanan secara mandiri dalam kegiatan usaha sehari-hari.

“Kami berharap UMKM Berkat Guru Kapuh semakin siap memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas pasar, meningkatkan kualitas pelayanan, dan memperkuat daya saing produk lokal. Jika dijalankan secara konsisten, dampaknya tidak hanya meningkatkan penjualan, tetapi juga menciptakan usaha yang lebih berkelanjutan,” katanya.

Melalui program ini, Politeknik Negeri Banjarmasin bersama Universitas Lambung Mangkurat kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat UMKM melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Sinergi tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang lebih inovatif, berdaya saing, dan berbasis teknologi di Kabupaten Hulu Sungai Selatan.Jika diinginkan, saya juga dapat membuat versi berita ini dengan gaya yang lebih ringkas dan bernuansa media massa agar lebih cocok untuk portal berita online.

Editor : Eddy Dharmawan

Pos terkait