Peredaran Minol di Kota Harus Ditertibkan Sesuai Aturan

  • Whatsapp
Peredaran Minol di Kota Harus Ditertibkan Sesuai Aturan

Wartaniaga.com, Banjarmasin – Perda Retribusi Izin Tempat Minuman Beralkohol (Minol) itu ditunda. Pasalnya, Pemerintahan Kota (Pemko) Banjarmasin lagi ada pengkajian yang lebih dalam tentang aturannya.

Wakil Ketua DPRD Banjarmasin HM Yamin mengatakan saat ini sudah ada aturan dibuat, untuk memperkuat Perda Pengendalian Peredaran Minol yang disahkan tahun 2017 lalu, serta memperjelas dan memperketat penjualan Minol yang dilegalkan oleh peraturan
pusat yang sudah ditertibkan.

Muat Lebih

“Meski demikian, hanya tempat tertentu diizinkan menjualnya, misal hypermarket dan
supermarket, dan memberikan batasan mereka waktu membelinya boleh hanya pukul 23.00 hingga 24.00 Wita,” ujar politisi Gerindra ini.

BACA JUGA:  Pelantikan Anggota DPRD Banjarmasin, Akan Ditandai Demo 3 Ormas

Ia menyampaikan, karena aturan tersebut masih ada penundaan, yang menjadi keprihatinan malah semakin marak beredar penjualannya di tempat luar bahkan ilegal produksinya.

“Tapi diteliti di lapangan, hypermarket atau supermarket yang ada di Banjarmasin tidak ada yang menjual minuman keras atau minol. Namun diluaranlah yang beredar,” tuturnya kepada wartaniaga.com, Rabu (30/10).

Ia mengakui, persoalan tersebut sudah disampaikan ke dinas terkait dan pihak Satpol PP supaya ditindak dan dilakukan upaya penertiban peredarannya, agar dapat meminalisir peredaran dan
pelanggaran.

“Kalau tidak ada penertiban dan peredaran Minol di luaran, kami akan menginformasikan kepada Komisi I DPRD Kota Banjarmasin untuk memanggil Satpol PP agar dimintai klarifikasi dan tanggung jawab terhadap itu untuk keamanan Kota,” terangnya.

BACA JUGA:  Pertanyakan Alokasi Dana Bantuan Pencegahan Covid-19, Dewan Sesalkan Gugus Tugas Kalsel Tidak Hadir

Adapun tujuan dikonfirmasi itu agar ada jalan terbaik untuk mempersempit peredaran miras dikota seribu sungai
ini, supaya benar-benar terasa dan berdampak positif bagi warga masyarakat.

“Kita tidak ingin mengatakan pemko telah gagal mengatasi peredaran persoalan miras atau minol, namun tentunya ingin lebih baik lagi dan perhatian bukan cuma soal izin di supermarket ditertibkan, bahkan diluar juga ikut ditindak aturannya,” tutupnya.

Reporter : Fathurahman
Editor : Hamdani
Foto : Fathurahman

L

Pos terkait