logo wartaniaga

Merekatkan Harapan Pada Warna-Warni Stiker

Wartaniaga.com, Banjarmasin – Sesuatu yang lumrah ketika seseorang ingin tampil sempurna dan baik dalam berpakaian. Tidak terkecuali untuk sepeda motor atau mobil yang setiap saat dibawa untuk beraktivitas.

Adalah Rahmadi, salah seorang penjual stiker pelapis body sepeda motor dan mobil, yang kesehariannya menyulap kendaraan menjadi lebih menarik dan baik.  Bermodalkan puluhan lembar stiker warna-warni, dirinya bersama beberapa rekan seprofesinya mangkal setiap harinya di kawasan Mulawarman, Banjarmasin Tengah.

Sudah lebih dari 6 tahun, Rahmadi merekatkan harapan hidupnya pada warna-warni stiker ini. Mulai dari masa sulit sampai berpenghasilan ratusan ribu perhari sudah dirasakannya. “ Tidak menentu, kadang ramai, kadang juga sepi” katanya saat ditemui wartaniaga.com.

BACA JUGA:  Mengenal SLIK, Pengganti BI Checking

Dia mengaku, jika saat sepi hanya berpenghasilan antara Rp 30.000 hingga Rp 50.000 perhari. Namun sebaliknya, saat ramai bisa menembus hingga Rp 1 juta perhari. “ Omset yang naik biasanya bulan puasa terlebih lagi menjelang lebaran” ungkapnya.

Dikatakannya, harga jual stiker rata-rata Rp 300 – Rp 500 per cm tergantung kualitas  dan tingkat kesulitan pengerjaan. “ Sepeda motor Honda Scoopy jika full stiker Rp 300 ribu, Mio dan Vario Rp 250 ribu dan kalau hanya sebagian saja yang ditempel dihitung berdasarkan harga per cm” jelasnya

Sedangkan mobil, lanjut pria yang berdomisili di Jalan Kelayan A Banjarmasin Selatan ini, rata- rata Rp 2,5 juta untuk jenis City Cars sedangkan yang lebih besar harganya tentu lebih mahal. “ Sangat jarang orang yang menutup mobilnya seluruhnya dengan stiker, paling bagian muka dan atas saja” papar Madi.

BACA JUGA:  Hendra : Saya Memiliki Tekad Kuat Menjadi Anggota Dewan

Dan seiring perkembangan jaman, dirinya bersama kolega seprofesi juga mengembangkan layanan online yang siap melayani konsumen rumahan. “ Sudah beberapa bulan ini kami melayani pengerjaan di rumah atau kantor dan hasilnya sangat lumayan” katanya seraya menambahkan layanan ini lebih banyak dipesan konsumen mobil karena pengerjaan hampi 5 jam 1 buahnya.

Bagi Madi, profesi ini bukalah pekerjaan sembarangan, dibutuhkan keahlian dan ketelitian untuk mengerjakan pesanan konsumen. Puas atau tidaknya konsumen tergantung dari hasil pekerjaan yang dihasilkan.

“ Pekerjaan ini seni, jadi kepuasan konsumen tergantung hasil kerja kita dan biasanya jika mereka puas, maka akan merekomendasikan pada temannya yang lain” cerita Madi.

Dirinya yakin, pekerjaan apapun akan menghasilkan dan dihargai orang asal ditekuni dan dikerjakan dengan seius. “ Saya yakin pekerjaan ini selain menghasilkan uang juga membantu orang yang ingin sepeda motor atau mobilnya lebih bersih dan menarik” tandasnya

BACA JUGA:  Perguruan Tinggi Farmasi Dituntut Terapkan Teknologi Digital

Reporter : Fathur Rahman

Editor : Didin Ariyadi

Foto : Fathur Rahman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *