Akhirnya Bank Kalsel Miliki Dirut

  • Whatsapp
Dirut Bank Kalsel, Agus Syabarrudin
L

Wartaniaga.com,Banjarmasin- Setelah cukup lama lowong, kini jabatan Direktur Utama (Dirut) Bank Kalsel telah terisi dengan dilantiknya Agus Syabaruddin oleh Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor  pada Jum’at (4/1).

Sebelumnya, Agus telah menjalani fit and  proper tes dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menentukan dirinya sebagai pimpinan bank plat merah ini.

Muat Lebih

Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor mengharapkan dengan dilantiknya Agus sebagai Dirut Bank Kalsel menjadikan bank ini lebih inovatif dan berkembang sesuai kemajuan jaman.

BACA JUGA:  Begini Peluang Besar Ekonomi Syariah di Kalsel

“ Di jaman yang serba kompetitif ini, menjadi syarat mutlak bagi seorang pemimpin untuk memiliki integritas, dedikasi dan profesional dalam membawa sebuah perusahaan bergerak maju dan menjadi kebanggaan masyarakat” ujarnya.

Dirinya juga meminta kepada jajaran  Direksi Bank Kalsel dapat mendorong kinerja untuk mencapai target yang ditetapkan.  “ Kita juga meminta peningkatan  kinerja Bank Kalsel  juga diperhatikan  agar nantinya  mampu mencapai target yang ditetapkan” pinta Paman Birin

Sementara Dirut Bank Kalsel, Agus Syabarrudin, berjanji akan melakukan pembenahan organisasi dalam upaya meningkatkan kinerja bank agar lebih kompetitif serta mampu memberi sumbangsih bagi pembangunan banua.

Dikatakanya, persaingan usaha yang kian ketat yang mengharuskan manajemen Bank Kalsel berbenah diri menjadi main bank.

“Kita ingin Bank Kalsel menjadi main bank (bank utama,red)  dari segala aktivitas kegiatan perekonomian di Kalsel” ucapnya .

BACA JUGA:  Tol Banjarbaru- Batulicin Dukung Peningkatan Ekonomi Masyarakat

Selain itu, Agus juga akan mengembangkan sektor ekonomi syariah yang menjadi salah satu sektor yang menguntungkan bagi bisnis perbankan. “ Kami sangat serius sekali untuk menyatukan semua unit syariah yang ada di Kalimantan karena assetnya sangat besar jika dikembangkan” jelasnya.

Keinginan ini, sambungnya sudah sudah dilaporkan ke OJK pusat karena dari sisi permodalan sudah cukup untuk membangun Bank Umum Syariah pertama di Kalimantan. “ Jika disatukan, maka assetnya bisa mencapai Rp 6 triliun dan sudah masuk skal buku dua sehingga lebih mudah untuk membangun Bank umum Syariah” tandas Agus.

Reporter : Fathur Rahman

Editor : Didin Ariyadi

Foto : Fathur Rahman

 

 

Pos terkait