DPRD Kota Banjarmasin Akan Revisi Perda Miras

Wartaniaga.com, Banjarmasin- DPRD Kota Banjarmasin akan merevisi Peraturan daerah (Perda) Nomor  17 tahun 2012 tentang Retribusi Izin Tempat Penjualan Minuman Berakohol atau Miras. Hal ini diungkapkan Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Hj Ananda kepada sejumlah wartawan di Banjarmasin, Jum’at (4/1).

Menurutnya,  revisi ini merupakan inisiatif DPRD kota Banjarmasin mengingat adanya tuntutan zaman serta jumlah populasi masyarakat yang semakin meningkat sehingga perlu adanya perubahan.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

“Revisi ini nantinya akan lebih ketat melakukan pengawasan dan kontrol terhadap peredaran miras di Kota Banjarmasin” terangnya.

Selama ini, sambung Ananda, banyak penjual miras yang tidak memiliki ijin, diharapkan dengan adanya revisi perda ini nantinya akan lebih terkontrol. “ Kita tidak melegalkan tetapi lebih kepada  pengawasan dan pengaturan sehingga perda ini nantinya berkontribusi terhadap PAD” ujarnya

Sementara itu Wakil DPRD Kota Banjarmasin,  Arufah Arief mengakui target PAD dari retribusi tempat penjualan miras tidak terpenuhi.

Dikatakanya, perda yang terdahulu pada dasarnya sudah bagus tetapi perijinan yang masih perlu dibenahi. “ Para penjual tidak ada yang mengurus ijin yang juga berdampak pada PAD” katanya.

Berdasarkan itulah, pihaknya berinisiasi merevisi perda miras untuk menambah beberapa pasal agar pengusaha membuat ijin sebelum menjualnya.

Terpisah, Wakil Walikota Banjarmasin, Hermansyah mengharapkan revisi dapat diselesaikan sebelum bulan April mendantang. “Kami berharap perda ini disahkan sebelum Pilpres, karena ini sangat diperlukan untuk peningkatan retribusi atau PAD” harapnya

Reporter : Fathur Rahman

Editor : Didin Ariyadi

Foto : Fathur Rahman

 

Pos terkait

banner 468x60