Per Juli 2018, Jamkrida Kalsel Catat Penjaminan Rp 937 Miliar

  • Whatsapp
Direktur Utama Jamkrida Kalsel, Rizqillah Suhaili

Wartaniaga.com,Banjarmasin- PT  Penjaminan  Kredit Daerah (Jamkrida) Kalimantan Selatan (Kalsel) hingga Juli 2018 mencatat jumlah penjaminan sebesar Rp 937 miliar.

Penjaminan dengan total outstanding tersebut menurut Direktur Utama Jamkrida Kalsel, Rizqillah Suhaili setara dengan 71 persen pencapaian target di tahun ini.

Muat Lebih

“ Alhamdulillah dari target tahun ini sebesar Rp 1,3 triliun, kami sudah dapat merealisasikannya 71 persen atau Rp 937 miliar” ungkapnya kepada wartaniaga.com, Kamis (6/9)

Dari jumlah  itu, sambungnya masih didominasi sektor non produktif sebesar Rp 697 miliar. “ Pada tahun ini penjaminan untuk usaha non produktif   ditargetkan sebesar Rp 767.378.565.386 dan sampai bulan Juli sudah terealisasi  91 persen atau Rp. 697.510.053.042.” ungkap Rizqi.

BACA JUGA:  Peringati HUT KPR, BTN Akadkan 400 Unit Rumah Subsidi

Sementara itu, penjaminan usaha produktif baru bisa terlealisasi sebesar 44 persen dari target yang ditetapkan yakni Rp 550 miliar lebih.

Menariknya,  perusahaan milik provinsi Kalsel ini ternyata pada sisi jumlah debitur untuk usaha non produktif telah melebih target yang ditetapkan. Target yang tetapkan sebanyak 7.172 debitur realisasinya sudah pada angka 9.090 debitur atau 127 persen.

“ Secara keseluruhan sampai hari ini PT Jamkrida telah memberikan jaminan kepada 12.623 debitur yang terdiri dari usaha produktif  sebanyak 3.533 debitur dan non produktif  9.090 debitur” terangnya seraya menambahkan non produktif sudah melebih target dari 7.172 debitur atau telah mencapai 127 %.

Seiring dengan itu pula, perusahaan yang baru berdiri beberapa tahun ini mampu menyerap tenaga kerja mencapai 20 ribu lebih. “ Pencapian target 71 % ini juga berimbas pada serapan tenaga kerja yang dari catatan kami hingga saat ini sudah ada 20.641 orang” paparnya

BACA JUGA:  Lampaui Target, Pajak Pentas Seni Tembus 140 Persen

Rizqi mengaku dari sisa beberapa bulan ini pihaknya optimis mampu mencapai target. “ Sisa 29 persen dan ada waktu kurang lebih 3 bulan, kami optimis target dapat dicapai 100 persen”. tandasnya.

Reporter : Fathur Rahman

Editor : Didin Ariyadi

Foto : Didin Ariyadi

Pos terkait