Tagihan Listrik Tiba-Tiba Membengkak, Ini Penyebabnya !

  • Whatsapp

Wartaniaga.com,Banjarmasin- Banyaknya keluhan masyarakat yang mendapati tagihan listrik  tiba-tiba membengkak dikarenakan kesalahan baca meter  dan adanya akumulasi tagihan bulan-bulan sebelumnya mendapat tanggapan dari Manager Rayon Lambung Mangkurat Banjarmasin, Masiam.

Dirinya mengakui,  banyak pelanggan  datang mengeluhkan tagihan yang  tiba-tiba  membengkak dari bulan-bulan sebelumnya.

Muat Lebih

Menurutnya, hal itu terjadi karena  meter yang rusak  atau  petugas baca meter yang tidak dapat mendokumentasikan angka meter karena  berada di dalam rumah atau terhalang pagar yang terkunci.

“ Dari 99.000 pelanggan kami ada 1.800 yang meternya rusak yang tentunya berpengaruh terhadap akurasi pemakaian sesungguhnya. Jumlah ini belum termasuk meter yang tidak dapat dibaca karena berada di dalam rumah atau pagar yang selalu terkunci” jelasnya kepada wartaniaga.com

Masiam, Manager PLN Rayon Lambung Mangkurat, Banjarmasin

Meski demikian, sambung Masiam,  lebih dari 1.000 meter yang sudah  diganti. “ Kami ditargetkan bulan Juli ini harus sudah terganti semua, saat ini tinggal 400 an saja lagi” ujarnya.

BACA JUGA:  Ternyata Sulap Juga Bisa Meningkatkan Kreatifitas Anak

Untuk itu, dirinya  berharap kepada pelanggan yang meternya sudah  buram dan tidak dapat terbaca angka meternya oleh petugas agar melaporkan ke PLN untuk diganti yang baru.

Sementara itu, pihaknya juga telah melakukan sosialisasi dan pedekatan terhadap pelanggan yang meternya tidak dapat terjangkau oleh petugas baca meter karena berada di dalam atau pagar yang selalu terkunci.

Jika demikian, ujarnya, petugas biasanya hanya mencatat rata-rata pemakaian perbulan dan bila nanti terdapat kurang bayar, maka akan tetap ditagihkan. Hal inilah yang sering menjadi persoalan dan keluhan pelanggan.

“ Guna menghindari kesalah pahaman, kami selalu mendatangi pelanggan yang  meternya tidak terjangkau petugas  dan menjelaskan pentingnya akurasi angka meter untuk mengukur pemakaian pelanggan” katanya.

BACA JUGA:  Peradi Kukuhkan Pengurus YLC Banjarmasin

Berdasarkan pengalaman, pihaknya selalu menangani keluhan pelanggan berdasarkan katagori masalahnya. “ Kami menangani permasalahan pelanggan berdasarkan kasus per kasus, tidak bisa diglobalkan. Pada umumnya memang masalanya karena kurang bayar tetapi semuanya dapat diselesaikan dengan cara musyawarah dengan pelanggan” jelasnya.

Sebaliknya, dirinya juga mengungkapkan, jika PLN lebih tagih juga akan dikembalikan kepada pelanggan. “ Kami memang jualan, tapi tidak mencari keuntungan layaknya perusahaan pada umumnya, listrik untuk kita semua dan untuk kemashalatan orang banyak” tuturnya.

Reporter : Edi Koesmono

Editor : Didin Ariyadi

Foto : Edi Koesmono

Pos terkait