Pemko Banjarmasin Akan Hapuskan Piutang Pajak PBB

  • Whatsapp
Kawasan jalan Veteran sebelum dibongkar ( Foto diambil ditahun 2012)

Wartaniaga.com,Banjarmasin- Pemko Banjarmasin berencana akan menghapuskan piutang pajak bumi bangunan ( PBB) terhadap beberapa objek pajak yang telah hilang atau dibebaskan. Cara ini dilakukan karena telah banyak objek pajak yang berubah pentukannya, yang semula tempat tinggal telah menjadi jalan dan fasilitas umum.

Saat ini  banyak objek pajak seperti tanah dan bangunan yang sudah hilang atau dibebaskan dan telah  menjadi jalan  atau fasilitas umum, seperti di sepanjang Jalan Veteran, Jalan Piere Tendean serta kawasan lainnya yang sudah dibebaskan lahan dan bangunannya oleh pemerintah untuk kepentingan publik,” ucap Walikota H Ibnu Sina kepada sejumlah wartawan di Balai Kota Banjarmasin, akhir pekan tadi.

BACA JUGA:  Belum 2 Tahun 50 Persen PKL Kuliner Baiman Angkat Kaki

Muat Lebih

Menurutnya, objek pajak yang tidak tertarik ini telah menjadi piutang pajak bagi pemko Banjarmasin.  Dan berdasarkan catatan inspektorat Banjarmasin dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Kalsel total objek pajak yang dihapus mencapai Rp. 33 miliar.

“ Total objek pajak PBB  yang dihapus karena sudah tidak ada lagi tanah dan bangunannya  sebesar  Rp 33 miliar, jumlah ini merupakan hasil penelusuran BPK Kalsel bersama Inspektorat Banjarmasin” ujarnya seraya menambahkan jika tidak dihapus akan mengganggu laporan keuangan.

Sementara itu, Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Banjarmasin, Subhan Nor Yaumil juga mengakui ada beberapa wilayah di Banjarmasin yang objek pajak berupa tanah dan bangunan telah berubah menjadi jalan umum.

BACA JUGA:  Honorer Pemko Banjarmasin tidak Terima THR

Dirinya mencontohkan, bangunan yang dulu ada di sepanjang Jalan Veteran, telah dibebaskan. Dan kini, objek pajanya telah hilang  dan  juga telah menerima ganti rugi pembebasan lahan.

Subhan  mengatakan untuk usulan penghapusan PBB telah disusun data dan dikaji mendalam oleh Bagian Hukum Setdakot Banjarmasin. “Jika nantinya kajian hukum selesai, segera diserahkan ke Walikota Banjarmasin untuk segera diterbitkan peraturan walikota soal penghapusan piutang PBB,” papar Subhan.

Dikatanya, saat jumlah  data wajib pajak mencapai 168 ribu, namun terus di-update para wajib pajak PBB. ditamahkanya, saat ini, baru satu kelurahan yang telah selesai pemutakhiran data dan potensi pajak yang diprediksi meningkat.

Reporter : Dhani

BACA JUGA:  Menteri ESDM Resmikan 10 PPM PT Arutmin

Editor : Didin Ariyadi

Foto : Edi Koesmono, Dokumentasi Wartaniaga.com

Pos terkait