Waspada Investasi Bodong, OJK : Perhatikan 2 L

  • Whatsapp
Ali Ridwan, Kepala Bagian Pengawasan Pasar Modal, OJK Regional 9 Kalimantan

Wartaniaga.com, Banjarmasin- Banyaknya perusahaan atau perorangan yang menawarkan investasi dengan nilai keuntungan sangat menjajikan menjadi perghatian serius dari Otoritas Jasa keuangan (OJK).  Kepada Bagian Pengawasan Pasar Modal OJK  Regional 9 Kalimantan, Ali Ridwan  mengungkapkan ada puluhan perusahaan yang saat ini sedang diawasi dan telah dihentikan karena merugikan masyarakat.

Dan untuk membantu masyarakat agar tidak terjebak terhadap investasi bodong, OJK telah membentuk Satgas Waspada Investasi yang telah ada sejak Febuari awal tahun 2017 yang lalu.

Muat Lebih

“ Saat ini sudah ada 44 perusahaan yang telah dihentikan operasionalnya oleh Satgas Waspada Investasi dan 11 lainnya sedang dalam proses hukum” katanya saat  Shopping Race and Talkshow  saham, kepada sejumlah wartawan di Banjarmasin, kamis (12/10).

BACA JUGA:  Pemko Banjarmasin Anggarkan Rp 5 M untuk Proyek Air Mancur Menari

Menurutnya terdapat  beberapa ciri yang perlu diperhatikan  saat ingin menginvestasikan dana pada sebuah perusahaan, salah satunya adalah 2 L yakni legalitas dan logis.

“ Sebelum berinvestasi, perhatikan dulu legalitas perusahaannya, tidak hanya sebatas Surat Ijin Usaha Perdagangan (SIUP) tetapi juga ijin dari OJK sebagai perusahaan yang bergerak mengumpulkan dana dari masyarakat.” Jelasnya

Selain itu, perlu juga diperhatikan unsur logis dan tidaknya pengembalian atau keuntungan yang akan diberikan. Pada umumnya, investasi bodong akan memberikan janji keuntungan yang fantastis dan investasi tanpa resiko.

Terlebih lagi, demi menjaring banyak nasabah atau member perusahaan investasi bodong sering kali mengandalkan publik pigur sebagai daya ungkit. “ Testimoni dari  artis, tokoh masyarakat atau publik pigur sering kali menjadi andalan mereka untuk mengajak lebih banyak masyarakat  ikut dalam program mereka” katanya

BACA JUGA:  Sarjana Paling Banyak Mencari Kerja di Job Fair 2017

Untuk itu, Ali berharap masyarakat lebih selektif memilih perusahaan sebagai wadah berinvestasi. Kenali berbagai ciri-cirinya dan jangan malu untuk bertanya terlebih dahulu kepada OJK agar terhindar dari kerugian.

Bagi Ali, investasi yang aman dan diawasi oleh pemerintah adalah membeli saham di pasar modal.

“ Ada ratusan perusahaan di pasar modal yang menjual sahamnya, tinggal kita memilih dan belajar bagaimana jual-beli saham. Saham merupakan salah satu jenis investasi yang semakin banyak diminati karena keuntungannya yang besar. Investasi ini merupakan jenis investasi yang memiliki resiko besar namun juga pengembalian yang tinggi “ pungkasnya.

Reporter : Edi Koesmono

Editor : Didin Ariyadi

Foto : Edi Koesmono

Pos terkait