Hilirisasi Industri dan Energi Terbarukan Menjadi Solusi Pertumbuhan Ekonomi di Kalsel

  • Whatsapp

Wartaniaga.com, Banjarmasin-Pandemi Covid-19 menjadi salah satu fenomena global yang menimbulkan tekanan terhadap dinamika perekonomian di dunia. Negara-negara maju dan berkembang tengah menghadapi krisis bersamaan.

Demikian disampaikan Amanlison Sembiring Kepala Perwakilan Bank Indonesia pada “Webinar Ekonomi Kalimantan 2022” dengan mengambil Tema : “Menakar Peluang Investasi di Kalimantan”.

Kebijakan ekonomi yang masif termasuk pemberian stimulus ekonomi yang besar oleh otoritas fiskal moneter diiringi dukungan koordinasi pemerintah di pusat dan daerah.

Kalimantan Selatan di awal tahun 2021 mendapat musibah banjir besar, untuk pertama kali selama 50 tahun terakhir, diikuti oleh provinsi lainnya di Kalimantan di bulan lalu.

Iiklim yang tidak menentu akibat dari pemanasan global menyebabkan satu daerah mengalami krisis air sedangkan di daerah lain mengalami curah hujan yang sangat tinggi.

BACA JUGA:  Laba Merosot, PDAM Bandarmasih Diminta Tingkatkan Layanan, Bukan Cuma Kejar Setoran

Oleh karena itu, semua bangsa termasuk Indonesia, sudah bersepakat untuk berkolaborasi mencegah terjadinya bencana yang lebih besar.
Ekonomi kalimantan sudah tumbuh positif sejak triwulan II 2021 dan diprakirakan terus tumbuh sepanjang tahun 2021.

Pertumbuhan ekonomi ini didorong oleh mobilitas dan aktivitas yang membaik paska pelonggaran PPKM, kinerja ekspor yang membaik dibandingkan tahun 2020, dan prospek investasi yang lebih baik.

Pos terkait