Ikuti Rakernas, IWAPI Kalsel Bawa Tenunan Kuno

  • Whatsapp
Iwapi Kalsel saat mengikuti Kalsel expo beberapa waktu yang lalu di Banjarbaru

Wartaniaga.com, Banjarmasin- Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kalsel pada bulan depan  akan mengikuti Rapat Kerja nasional (Rakernas)  di Makasar, tepatnya 5-7 Oktober 2017. Bertepatan dengan itu juga diadakan expo yang akan memamerkan produk IWAPI dari  seluruh Indonesia.

Berkaitan dengan itu, IWAPI Kalsel berencana akan memperkenalkan berbagai produk kain olahan seperti kain sasirangan dan tenun pagatan.

Muat Lebih

““Kami akan bawa kain sasirangan beserta bahan bakunya  dan tenun pagatan kuno yang telah berusia ratusan tahun untuk diperkenalkan pada acara itu” kata Ketua IWAPI Kalsel, Hj Shinta Laksmi Dewi,  saat ditemui wartaniaga.com.

BACA JUGA:  Bako Sasirangan Tetap Produksi Meski Sepi Order

Bagi Shinta, kedua kain itu memiliki nilai historis dan budaya yang cukup tinggi sehingga sangat wajar untuk di pamerkan pada acara bertarap nasional tersebut.

Hj Shinta Laksmi Dewi, Ketua IWAPI Kalsel

“ Sasirangan memang sudah dikenal sejak dahulu banyak dipakai oleh para Raja Banjar, sedangkan tenun pagatan kuno yang akan kami bawa ini juga merupakan peninggalan raja Pagatan yang sudah berusia ratusan tahun” ujarnya seraya menambahkan  kedua kain memiliki nilai budaya yang cukup tinggi.

Selain itu, ditambahkannya  IWAPI Kalsel  juga akan  membawa aksesoris kalung, batu-batuan dan  bahan pengobatan seperti akar-akar dan tanaman daerah yang sifatnya dapat bertahan selama kegiatan berlangsung.

“ Sementara kita tidak bisa membawa produk kuliner  yang tidak mampu bertahan lama. Untuk itu bahan obat-obatan dan akar-akaran khas Kalimantan yang akan kita pamerkan pada acara tersebut” ungkapnya.

BACA JUGA:  Peluang Usaha Sektor Pertanian Masih Terbuka

Pada acara tersebut, direncanakan IWAPI Kalsel akan memboyong sebanyak 45 anggotanya termasuk pengurus harian. “ Kami berharap acara itu nantinya dapat menambah pengalaman baru dan pengetahuan bagi anggota dan pengurus. Dan nantinya  juga akan dapat dibagikan kepada pelaku ekonomi banua” pungkasnya.

Reporter : NH Fikri

Editor : Didin Ariyadi

Foto : Koleksi IWAPI

 

Pos terkait