Wartaniaga.com, Marabahan- Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan (DPRD Kalsel) melaksanakan monitoring sarana dan prasarana di SMA Negeri 1 Alalak, Kabupaten Barito Kuala, Senin (23/2/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin Sekretaris Komisi IV DPRD Kalsel, Bambang Yanto Permono, dan diterima Kepala SMAN 1 Alalak, H. Rasyidi, bersama jajaran guru, komite sekolah, serta perwakilan Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Selatan.
Dalam pemaparannya, Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan Kalsel, Budi, menjelaskan sejumlah bantuan yang telah diterima sekolah dalam lima tahun terakhir. Pada 2022, sekolah memperoleh Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk pembangunan ruang kelas, perpustakaan, dan toilet. Tahun 2023, bantuan mencakup paving halaman, peralatan UKS, drum band, sarana olahraga, serta e-library pembelajaran digital.
Selanjutnya pada 2024, sekolah kembali menerima bantuan paving, dan pada 2025 mendapat pembangunan pagar, toilet, serta papan tulis digital (smartboard).
Sementara itu, Kepala SMAN 1 Alalak, H. Rasyidi, menyampaikan sejumlah usulan prioritas. Di antaranya pembangunan aula sekolah yang saat ini dialihfungsikan menjadi ruang kelas, peninggian lapangan agar tidak terdampak banjir, perbaikan mebel yang banyak mengalami kerusakan, serta penambahan komputer dan pendingin ruangan untuk menunjang fasilitas e-library.
Ia juga mengungkapkan bahwa sekolah belum masuk dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Selain itu, kondisi kantin dinilai belum layak karena masih berdiri di atas pondasi kayu galam hasil swadaya komite sekolah.
Menanggapi hal tersebut, Bambang mendorong pihak sekolah agar mengajukan seluruh kebutuhan secara tertulis sehingga dapat disusun berdasarkan skala prioritas, terlebih dalam kondisi kebijakan efisiensi anggaran.
Usai meninjau langsung sarana dan prasarana, Bambang menegaskan bahwa akses jalan utama menuju sekolah menjadi salah satu prioritas yang perlu segera ditangani.
“Salah satu prioritas adalah jalan utama masuk sekolah, karena selama ini menggunakan fasilitas jalan komplek perumahan. Karena sudah ada surat hibah dari pemilik tanah, kita upayakan tahun ini melalui APBD Perubahan bisa dianggarkan. Kalau belum terealisasi, maka akan kita prioritaskan pada 2027,” pungkasnya.
Editor: Aditya
Sumber: Humas





















