Suara Hati Perjuangan Sahabat Disabilitas Belum Selesai

  • Whatsapp
ilustrasi
L

Masyarakat Disabilitas yang termarginalkan tersebut keberadaannya sering dikaitkan dengan rendahnya tingkat pendidikan dan keterampilan yang dimilikinya.Masalah ‘kelompok masyarakat marginal’ ini juga sering menjadi sebab sempitnya ruang gerak (peluang) untuk meningkatkan kualitas sumber dayanya di masyarakat.

Sementara itu kemiskinan yang semakin hari semakin bertambah membuat kondisi nya lebih memprihatinkan lagi, sebagian besar dari mereka hidup dalam keterpurukan. Ironisnya, sampai hari ini upaya pemberdayaannya Disabilitas belum optimal Baik dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Padahal setiap manusia juga memiliki berarbatasan.

Keterbatasan tidak menghalangi untuk mencapai kesuksesan.

Harapan dalam  Pemenuhan hak-hak kaum disabilitas pada dasarnya adalah bagian dari upaya untuk membentuk kemanusiaan yang adil dan bermartabat. Hingga saat ini, penyandang disabilitas masih menjadi kaum kelas dua, yang menjadi koban diskriminasi sosio-kultural. Aspek-aspek difabilitas yang menjadi harapan dan cita-cita disabilitas belum menyentuh secara universal.

BACA JUGA:  Yuk intip..Kenapa Harus Fobia Makan Ketupat ?

Sebagai Masyarakat Indonesia, sudah menjadi kewajiban kita untuk menghormati satu sama lain.Tetapi, apakah kita sudah menjalankan kewajiban untuk hormat terhadap masyarakat disabilitas ? Apakah kita sudah membantu dan menghormati mereka selayaknya masyarakat pada umum nya!
“Pemenuhan Hak Disabilitas Sudah Adilkah Kita?

Demikian sekilas Tulisan suara hati perjuangan dari sahabat disabilitas belum selesai.Salam sehat,sukses dan inklusi.

Penulis: Hervita Liana
Ketua Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) Prov.Kalsel

L

Pos terkait