LBH BN Akan Bentuk Kampung Sadar Hukum

  • Whatsapp
L

Wartaniaga.com, Banjarmasin- Salah satu program Lembaga Bantuan Hukum Borneo Nusantara ( LBH-BN) akan membentuk kampung sadar hukum.

Demikian dikatakan Presiden Direktur LBH-BN, Matrasul SH usai dilantik Ketua Yayasan Edukasi Hukum Indonesia, Dr Muhammad Pazri SH MH di salah satu hotel di Banjarmasin, Sabtu (30/7) lalu.

Menurutnya pembentukan itu merupakan langkah awal untuk mengedukasi masyarakat agar mengerti hukum.

” Adanya kampung itu akan mempwemudah kami untuk melakukan penyuluhan hukum,” terangnya.

Ia juga betjanji akan membawa LBH-BN menjadi lembaga pendamping hukum untuk semua lapisan masyarakat.

” Saya siap mengemban amanah ini dan akan menjalankan program-program LBH-BN yang sudah disusun untuk masa bakti 2022-2025,” ujar.

BACA JUGA:  Warga Desa Teluk Aru Lapor Dewan Kalsel Terkait Lahan Dijadikan Hutan Lindung

Menurutnya sinergisitas semua jajaran pengurus dalam menjadi garda terdepan memperjuangan dan membela keadilan rakyat kecil.

Sementara itu, Ketua Yayasa Edukasi Hukum Indonesia, Dr Muhammad Pazri SH MH berpesan agar LBH-BN dapat menjadi wadah bagi masyarakat untuk mencari keadlilan.

” LBH ini harus menjadi wadah untuk masyakat dalam mencari keadlilan khususnya Kalsel dan lebih luas Indonesia,” katanya.

Pazri juga berharap akan terbentuk perwakilan lembaga ini di seluruh kabupaten dan kota di Kalsel.

” Langkah berikutnya terbentu kordinator LBH BN di 13 Kabupaten Kota serta ditarget bisa terkakreditasi pada Kementerian Hukum dan HAM di tahun 2024,” papar Direktur Borneo Lawa Firm ini.

BACA JUGA:  Rizqillah Suhaili, Pemuda Harus Kembangkan Kualitas Diri Agar Jadi Sosok "Berlian"

Kegiatan pelantikan itu juga dirangkai dengan Bimbingan Teknis (BIMTEK) yang salah satu Narasumbernya adalah
Prof. Dr. Abdul Halim Barkatullah, S.Ag., S.H., M.Hum.

Editor : Hani

L

Pos terkait