Antispasi Banjir, Perkuat Mitigasi Bencana dan Membuat Bendungan

  • Whatsapp

Wartaniaga.com– Melihat terus terulang banjir, banyak kerugian masyarakat dan jangan sampai korban jiwa lagi terjadi, saat ini selain perkuat mitigasi bencana di Kalsel, Pemerintah perlu bercermin dari Bencana Banjir sebelumnya dan Putusan PTUN Banjarmasin terkait Banjir Kalsel di awal tahun 2021 yang dimenangkan masyarakat.

Saatnya Pemerintah Pusat, Pemprov Kalsel, Pemkab dan DPRD antisipatif mengkaji ulang izin-izin pemanfaatan kawasan hutan yang tidak mendukung kelestarian lingkungan, sambil menggalakkan program rehabilitasi hutan dengan penanaman pohon secara massal dan masif dan berskala luas. Hal tersebut memang jadi solusi jangka panjang mengurangi besar dan kecepatan aliran permukaan tanah adalah dengan menanam pohon. Makin banyak penutupan pohon kesempatan air berinfiltrasi ke dalam tanah makin besar dibanding dengan air yang mengalir di permukaan tanah.

BACA JUGA:  Solusi Islam Mengatasi Persoalan Ekonomi

Namun menurut saya salah satu solusi yang tepat untuk menyelamatkan dan mengurangi banjir di HST, HSS dan sekitarnya yaitu harus membuat bendungan atau waduk seperti di Tapin kedepan, memang perlu dana yang sangat besar dan lahan yang luas, karena di Tapin saja habiskan anggaran 986 miliar dan dibangun sejak 2015.

Menurut saya banyak terbukti di daerah-daerah lain di Indonesia yang sudah membuat bendungan atau waduk dan tidak hanya bermanfaat pada laha pertanian,perkebunan, perikanan, bendungan dapat kurangi banjir dan juga kedepan bisa digunakan tenaga listrik.

Ini perlu dikaji cepat oleh Pempov Kalsel, dan Kabupaten, serta DPRD dan perlu sinergisitas dengan para wakil rakyat DPR RI perwakilan Kalsel agar bisa cepat teralisasi dengan di dukung oleh Pemerintah Pusat. Karena informasinya dulu sudah ada wacana gagasan Pemda HST sebelumnya dan masyakat yang sudah untuk memperjuangkannya agar dibagun Waduk Pancar Hanau di Hantakan.

BACA JUGA:  5 Istilah Urang Banjar yang Kerap Disebut Dalam Kehidupan Sehari-hari

Penulis : M.Pazri SH MH
Direktur Borneo Law Firm

L

Pos terkait