Peringatan Maulid Nabi dan Haul ke-6 Ibunda Hj Nurhayati binti H Anang Dullah Berlangsung Khidmat

  • Whatsapp

Wartaniaga.com,Banjarmasin, – Keluarga besar Hasnur Group menggelar Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW dan Haul ke-6 Ibunda Hj Nurhayati binti H Anang Dullah (Isteri Almarhum Ayahnda H Abdussamad Sulaiman HB/H Leman), Jumat 29 Oktober 2021 atau bertepatan 22 Rabiul Awwal 1443 H.

Bergabung juga dalam acara yang disiarkan melalui kanal Youtube Hasnur Group tersebut, Habib Syech Abdul Qodir Assegaf, Habib Quraisy Baharun, Guru KH Ahmad Sanusi (Guru Jaro) dan Majelis Ahbabul Musthofa Solo dan Pasuruan, serta sejumlah alim ulama.

Kegiatan disiarkan melalui live streaming di kediaman Founder Hasnur Group, Almarhum H Leman, di Jalan Kampung Melayu, Banjarmasin, yang dihadiri langsung Guru Muhammad As’ad, Guru Muhammad Yusuf, Habib Abdullah Al-Kaff dan Ustadz Muhammad Mobarak.

Hadir pula dalam live streaming jajaran Komisaris, Direksi, Karyawan di seluruh lingkungan usaha Hasnur Group yang dipimpin oleh H Rahmadi Sulaiman selaku Presiden Komisaris, Hj Jayanti Sari Sulaiman selaku Presiden Direktur, Ketua Yayasan Hasnur Centre, Hj Nila Susanti Sulaiman. Juga jajaran pengurus Kerukunan Keluarga Bakumpai (KKB) yang diketuai H Yuni Abdi Nur Sulaiman.

BACA JUGA:  Dukung Percepatan Herd Immunity, Polda Kalsel Kembali Gelar Vaksinasi Merdeka

Acara dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Quran. Kemudian dilanjutkan dengan sambutan yang disampaikan oleh Hasnuryadi Sulaiman mewakili pihak keluarga.

“Mari kita memanjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT. Karena berkat perkenanNya lah kita diberikan nikmat silaturahmi dan kesehatan untuk bersama-sama bershalawat kepada baginda Nabi Besar Muhammad SAW,” ungkapnya.

CEO PS Barito Putera ini juga mengajak untuk bersama memanjatkan doa untuk seluruh keluarga yang telah berpulang ke Rahmatullah.

“Wabil khusus untuk Ibunda kami, Alamarhumah Hj Nurhayati binti H Anang Dullah yang sangat kami cintai,” ucapnya.

Walaupun peringatan maulid dan haul dilaksanakan secara virtual, karena kondisi pandemi yang masih melanda dunia, termasuk di Indonesia, namun tak mengurangi makna dan kekhidmatannya.

“Sebagai umat Rasulullah yang sangat mencintai beliau, tentunya sebuah ungkapan tanda cinta kita dengan melaksanakan perayaan Maulid Baginda Nabi Muhammad SAW. Mudah-mudahan kita diakui sebagai umat beliau. Dan dapat terus menjalankan apa yang diajarkan oleh Rasulullah sehingga kita dapat mengikuti jejak langkah beliau, Amiin Allahumma Aamiin,” ucap Hasnur.

BACA JUGA:  H Supian HK Ingatkan, Anggota Dewan Kalsel Harus Minta Izin Lakukan Kampanye Pilkada

Lebih jauh, Hasnur menceritakan, Ibunda Hj Nurhayati binti H Anang Dullah, dilahirkan tanggal 5 Februari 1950. Beliau menikah diusia 16 tahun dengan ayahanda H Abdussamad Sulaiman bin H Basirun.

Kemudian, lanjut Hasnur, pada tahun 1966 mendirikan sebuah usaha untuk menafkahi keluarga, sekaligus menebar manfaat untuk masyarakat banua, masyarakat Indonesia dan umat Rasulullah SAW.

“Mama waktu itu sebagai direktur keuangan, sementara abah sebagian direktur utama yang menjalankan operasional perusahaan. Beliau berdua membesarkan sebuah perusahaan yang bernama Hasnur Group, yang diambil dari kependekan dari nama beliau berdua, yakni HAS dari nama abah, H Abdussamad Sulaiman, dan Nur dari nama mama, Nurhayati,” bebernya.

Sehingga, Hasnur merupakan simbol tanda cinta beliau berdua untuk keluarga, untuk banua, untuk masyarakat Indonesia dan untuk umat Rasulullah SAW tercinta.

BACA JUGA:  Jum’at Berkah YN’S Center Sasar Warga yang Isoman

Ditambahkan Hasnur, beliau berdua sangat mengutamakan keluarga dan pendidikan untuk keluarga. Oleh karena itu, keduanya bersama-sama mendirikan sebuah yayasan yang bernama Hasnur Center. Yang diutamakan bergerak dalam bidang pendidikan. Didalamnya ada Sekolah Global Islamic Boarding Scholl dan Politeknik Hasnur.

“Selain itu, beliau berdua juga menyukai olahraga. Hingga, mama bersama abah mendirikan sebuah klub sepak bola yang dinamai Persatuan Sepak Bola Nusantara (Persenus). Nama Nusantara diambil lantaran beliau ingin olahraga sebagai pemersatu banua dan bangsa,” tandanya.

Hingga akhirnya, didirikan klub PS Barito Putera. Nama Barito mencerminkan layaknya nama Sungai Barito yang mempersatukan Kalsel dan Kalteng, karena sejatinya esensi dari olahraga adalah sebagai pemersatu.

Reporter : Ahmad Syarif
Editor : Edhy Dharmawan

Pos terkait